Berita
Sejak Maret 2020, Harga Minyak Meroket
AKTUALITAS.ID – Harga minyak mentah dunia melonjak 4 persen pada perdagangan Selasa (24/11), waktu setempat. Ini merupakan rekor kenaikan harga minyak tertinggi sejak Maret atau saat pandemi covid-19 meluas secara global. Penguatan ditopang oleh dimulainya transisi Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden ke Gedung Putih. Selain itu, temuan vaksin corona racikan AstraZeneca, yang menjanjikan […]
AKTUALITAS.ID – Harga minyak mentah dunia melonjak 4 persen pada perdagangan Selasa (24/11), waktu setempat. Ini merupakan rekor kenaikan harga minyak tertinggi sejak Maret atau saat pandemi covid-19 meluas secara global.
Penguatan ditopang oleh dimulainya transisi Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden ke Gedung Putih. Selain itu, temuan vaksin corona racikan AstraZeneca, yang menjanjikan pemulihan permintaan bahan bakar.
Mengutip Antara, Rabu (25/11), harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Januari naik US$1,8 atau 3,9 persen menjadi US$47,86 per barel.
Sedangkan, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember naik 1,81 persen atau 4,3 persen dan berakhir di level US$44,91 per barel. Kedua acuan ditutup di level tertinggi sejak 5 Maret silam.
Pada awal pekan ini, perusahaan farmasi AstraZeneca menyatakan vaksin corona temuannya memiliki efektivitas hingga 90 persen, lebih tinggi dari temuan awal di kisaran 70 persen. Temuan tersebut menyusul Pfizer dan Moderna yang lebih dulu mengumumkan temuan serupa.
Namun, vaksin baru dapat disuntikkan dalam beberapa bulan ke depan. Ini artinya hingga tahun depan kemungkinan masyarakat masih akan membatasi perjalanan dan aktivitas.
“Kompleks bahan bakar minyak adalah perdagangan vaksin. Sampai kita bisa melihat sisi lain dari pandemi, pasar akan terperosok dalam permintaan yang kendur yang akan membuat ketergantungan meluas,” ujar Partner Again Capital John Kilduff.
Di sisi lain, pemerintahan Presiden Donald Trump memberi Biden akses ke sumber daya yang memungkinkannya untuk mengambil alih Gedung Putih pada Januari mendatang setelah tertunda beberapa minggu.
Pemilihan penasihat utama Biden disebut mampu menopang kontrak berjangka dan ekuitas minyak mentah yang juga diikuti oleh harga minyak.
-
NASIONAL31/07/2026 09:00 WIBEddy Soeparno Dorong Ketahanan Energi Nasional
-
NASIONAL31/07/2026 11:00 WIBKemenhan Bantah Isu Peserta Diklat Digaji Rp 10 Juta
-
JABODETABEK31/07/2026 08:30 WIBPengendara Vario Tewas Usai Tabrakan Adu Banteng
-
DUNIA31/07/2026 09:30 WIBIHSG Dibuka Hijau Investor Mulai Borong
-
POLITIK31/07/2026 10:00 WIBPegiat Pemilu: DKPP Naik Kelas Demi Jaga Integritas Pemilu
-
DUNIA31/07/2026 12:00 WIBBahaya! Amunisi Andalan AS Terkuras di Tengah Perang Iran
-
JABODETABEK31/07/2026 06:30 WIBJumat Ini Polda Metro Gelar SIM Keliling di 5 Lokasi
-
POLITIK31/07/2026 07:00 WIBDasco Minta Pemerintah Evaluasi Usai Kepuasan Publik Turun Tajam

















