Berita
Dolar AS Pagi Ini Turun 22 Poin ke Level Rp 14.095
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini ada di level Rp 14.095. Angka tersebut tercatat turun 22 poin (0,16%) ke level Rp 14.095. Demikian dikutip dari data RTI, Jumat (27/11/2020). Hingga pukul 09.20 WIB, dolar AS terpantau bergerak di rentang Rp 14.090-14.117. Jika ditarik dalam sepekan terakhir, dolar AS tercatat […]
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini ada di level Rp 14.095. Angka tersebut tercatat turun 22 poin (0,16%) ke level Rp 14.095.
Demikian dikutip dari data RTI, Jumat (27/11/2020). Hingga pukul 09.20 WIB, dolar AS terpantau bergerak di rentang Rp 14.090-14.117.
Jika ditarik dalam sepekan terakhir, dolar AS tercatat sudah melemah 0,55% atau bergerak di rentang Rp 14.050-14.239. Sedangkan jika dibandingkan dalam sebulan terakhir, dolar AS melemah 3,5% atau bergerak di rentang Rp 13.981-14.718.
Melemahnya dolar AS juga terjadi terhadap mata uang lainnya. Dolar AS pagi ini terpantau paling melemah terhadap yen Jepang, won Korsel, dan rupiah.
Sementara rupiah mayoritas masih hijau terhadap mata uang lainnya pagi ini. yuan China, ringgit Malaysia, dan dolar Australia jadi mata uang yang paling kuat ditekan dolar AS pagi ini.
Dari data perdagangan Reuters, dolar AS pagi ini ada di level Rp 14.090. Dolar AS secara tahunan bergerak di level Rp 13.565-16.620.
-
NASIONAL07/07/2026 07:00 WIBHeboh! Anak Menteri PU Masuk Rombongan Kunker ke New York
-
NASIONAL07/07/2026 13:00 WIBFernando Emas Desak Dody Hanggodo Minta Maaf
-
JABODETABEK07/07/2026 05:30 WIBBMKG Ungkap Kondisi Cuaca Jakarta 7 Juli 2026
-
OASE07/07/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Bahas Perjuangan Ibu Melahirkan
-
RAGAM07/07/2026 14:30 WIBErupsi Anak Krakatau Hantam Wisata Selat Sunda
-
NASIONAL07/07/2026 14:47 WIBKejari Jabar Diminta Usut Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Helikopter oleh KPU
-
JABODETABEK07/07/2026 06:30 WIBSIM Keliling Jakarta Hadir di 5 Lokasi
-
NASIONAL07/07/2026 16:00 WIBRUU Keaman Siber Beri Peran Penyidikan bagi TNI, Ini Kata Komisi I