Berita
Pascakudeta, AS Segera Berlakukan Sanksi ke Militer Myanmar
Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki tidak bisa menyebutkan kapan sanksi ekonomi akan diberlakukan, tetapi pemerintahan Joe Biden sedang meninjaunya. “Penahanan Aung San Suu Kyi, pejabat sipil, dan deklarasi keadaan darurat nasional adalah serangan langsung terhadap transisi Burma menuju demokrasi dan supremasi hukum. Meninjau sanksi adalah prioritas kami,” terang Psaki. Militer Myanmar mengumumkan masa darurat […]
Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki tidak bisa menyebutkan kapan sanksi ekonomi akan diberlakukan, tetapi pemerintahan Joe Biden sedang meninjaunya.
“Penahanan Aung San Suu Kyi, pejabat sipil, dan deklarasi keadaan darurat nasional adalah serangan langsung terhadap transisi Burma menuju demokrasi dan supremasi hukum. Meninjau sanksi adalah prioritas kami,” terang Psaki.
Militer Myanmar mengumumkan masa darurat pada Senin (1/2), beberapa jam setelah menahan Suu Kyi, Presiden Win Myint, dan anggota senior lainnya dari partai yang berkuasa Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD). Kudeta terjadi beberapa jam jelang sidang parlemen perdana sejak pemilu November lalu yang dimenangkan oleh Partai NLD.
Militer mengklaim kudeta itu dipicu praktik kecurangan selama pemilu yang menyebabkan NLD unggul di parlemen.
-
NASIONAL24/07/2026 23:59 WIBMensos Saifullah Yusuf Tindak Lanjuti Temuan ICW soal Pengadaan Sekolah Rakyat
-
OLAHRAGA24/07/2026 23:33 WIBWapres dan Pemain Legenda Bagikan Kaos Misi Penyelamatan Sriwijaya FC
-
NASIONAL24/07/2026 22:30 WIBDNIKS Gandeng Kemensos, BUMN, dan Swasta Perkuat Program Pemberdayaan Sosial
-
OLAHRAGA24/07/2026 23:00 WIBMarc Marquez Kembali Jadi Ancaman, Persaingan Gelar MotoGP 2026 Semakin Panas
-
NASIONAL25/07/2026 09:00 WIBImigrasi: WNA Dilarang Jadi Ketua Acara di Indonesia
-
EKBIS25/07/2026 10:30 WIBHarga Emas Antam Resmi Naik Rp7.000
-
EKBIS25/07/2026 09:30 WIBKabar Baik! BBM Nonsubsidi Masih Lebih Murah Bulan Ini
-
JABODETABEK25/07/2026 05:30 WIBBMKG: Suhu Jakarta Tembus 34 Derajat

















