Berita
Unta Rasulullah yang Enggan Makan Minum Usai Beliau Wafat
Rasulullah SAW memiliki unta bernama Al-Qaswa. Unta yang dibeli dari Abu Bakar Ash-Shiddiq ini diberi nama demikian karena larinya cepat. Unta Qaswa juga disebut Al-Adba yang artinya memiliki celah pada telinganya karena terputus. Selain itu, Adba juga berarti kuat. Julukan lainnya adalah Jad’a yang berarti menerima makanan apa saja, dan Ashba yang berarti memiliki prinsip. […]
Rasulullah SAW memiliki unta bernama Al-Qaswa. Unta yang dibeli dari Abu Bakar Ash-Shiddiq ini diberi nama demikian karena larinya cepat. Unta Qaswa juga disebut Al-Adba yang artinya memiliki celah pada telinganya karena terputus.
Selain itu, Adba juga berarti kuat. Julukan lainnya adalah Jad’a yang berarti menerima makanan apa saja, dan Ashba yang berarti memiliki prinsip. Unta Qaswa juga dikenal cerdas dan sangat waspada.
Dilansir dari laman Mawdoo, Abd al-Wahhab al-Thaqafi menjelaskan bahwa Qaswa adalah unta yang terlatih. Saat Rasulullah SAW wafat, Qaswa tidak mau makan maupun minum, padahal unta tersebut dikenal makannya banyak.
Qaswa sedih ketika kaum kafir Quraisy berbuat buruk pada binatang apalagi jika ke unta. Dia sedih saat Rasulullah SAW disakiti atau bahkan diancam. Qaswa pernah membayangkan bahwa bila dia manusia maka akan jadi orang pertama yang membenarkan perkataan Nabi Muhammad SAW.
Qaswa juga turut menjadi saksi perjuangan Nabi SAW karena ikut hijrah ke Habasyah melawan kafir Quraisy. Termasuk saat hijrah ke Madinah sampai kemudian kembali merebut Kota Makkah beserta Ka’bah.
Unta Qaswa ini lahir di kampung Bani Qusyair dengan warna kulit merah, dan ada percampuran warna putih dan hitam dengan lebih didominasi putih. Qaswa menemani Nabi SAW selama 11 tahun dan mati pada usia 15 tahun.
Qaswa merupakan satu-satunya kendaraan yang kuat menahan beban wahyu Allah SWT. Dia juga menjadi penentu saat memilih tempat tinggal dan lokasi pembangunan Masjid Nabawi saat tiba di Madinah.
Rasulullah SAW menyerahkan penentuannya pada unta kesayangannya, Qaswa, agar tidak ada kalangan Anshar yang iri. Di mana Qaswa berhenti dan duduk, di situlah Rasul SAW akan membangun tempat ibadah dan rumahnya. Setelah sampai di depan rumah Abu Ayyub al-Anshari, unta tersebut berhenti. Kemudian, dipersilakan oleh Abu Ayyub al-Anshari tinggal di rumahnya.
-
RAGAM23/07/2026 15:30 WIBDokter Peringatkan 3 Kebiasaan yang Tingkatkan Risiko Kanker Payudara
-
NASIONAL23/07/2026 15:00 WIBResmi Jadi Kepala BGN, Sudaryono Kini Rangkap Tiga Jabatan
-
RIAU23/07/2026 12:00 WIBLAMR Bengkalis Perkuat Persatuan Lewat Gotong Royong Sambut Kenduri Adat
-
NASIONAL23/07/2026 16:00 WIBNanik S Deyang Bantah Isu Liar Mundur dari Kepala BGN, Sebut Dasco Paling Tahu
-
POLITIK23/07/2026 12:30 WIBPAN: Jangan Tafsirkan Posisi Duduk Prabowo-Gibran
-
EKBIS23/07/2026 09:30 WIBIHSG Bangkit Lagi
-
OASE23/07/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Singgung Rahasia Air di Tubuh Manusia
-
POLITIK23/07/2026 10:00 WIBYusril Bantah Deportasi WN Palestina Bermotif Politik

















