Berita
Tahun Baru Buddha, Militer Myanmar Bebaskan 23 Ribu Tahanan
Junta militer Myanmar membebaskan lebih dari 23 ribu tahanan di seluruh negeri pada momen libur tahun baru Buddha pada Sabtu (17/4). Seorang pejabat sipir Myanmar mengatakan dengan syarat anonim bahwa penjara di seluruh negeri akan mulai membebaskan lebih dari 23 ribu tahanan pada hari ini, di antaranya dari Penjaran Insein, Yangon. “Kami akan membebaskan lebih […]
Junta militer Myanmar membebaskan lebih dari 23 ribu tahanan di seluruh negeri pada momen libur tahun baru Buddha pada Sabtu (17/4).
Seorang pejabat sipir Myanmar mengatakan dengan syarat anonim bahwa penjara di seluruh negeri akan mulai membebaskan lebih dari 23 ribu tahanan pada hari ini, di antaranya dari Penjaran Insein, Yangon.
“Kami akan membebaskan lebih dari 800 tahanan di Penjara Insein, Yangon,” kata pejabat tersebut kepada AFP.
Ia menolak menjelaskan detail amnesti tersebut. Hingga kini, masih belum jelas pula apakah para pengunjuk rasa anti-junta militer yang selama ini telah ditahan termasuk dari puluhan ribu tahanan yang diberi pengampunan tersebut.
Pemerintah Myanmar memang kerap memberi remisi tahanan dan amnesti tahunan kepada ribuan tahanan dalam menyambut Tahun Baru Buddha.
Ini merupakan amnesti kedua yang diberikan junta militer terhadap para tahanan
Di bulan yang sama kudeta terjadi, junta militer juga telah membebaskan 23 ribu tahanan. Beberapa kelompok HAM langkah tersebut dapat memicu kekacauan dan ruang yang lebih luas junta militer menangkap para penentang penguasa.
Dua bulan kudeta berlangsung, situasi di Myanmar masih belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Pemberontakan sipil terhadap junta militer kian gencar hingga ke pelosok negeri.
Sementara itu, aparat keamanan pun semakin brutal menindak para penentang militer.
Menurut kelompok aktivis Myanmar, Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP), lebih dari 710 orang telah tewas akibat bentrokan antara aparat dan demonstran sejak kudeta berlangsung pada 1 Februari lalu.
Junta militer juga telah menahan lebih dari 3 ribu orang anti-kudeta. Tak hanya demonstran, militer juga telah mengeluarkan surat perintah penangkapan setiap malam di media yang dikelola pemerintah, menargetkan selebriti, influencer, jurnalis, dan aktivis terkemuka dengan banyak pengikut di media sosial.
Pada Jumat malam, militer menangkap 380 orang yang terdiri dari selebriti, aktivis, hingga influencer.
Sekitar 80 dokter juga telah ditetapkan sebagai buronan karena berusaha “merusak perdamaian dan stabilitas”.
-
RIAU23/09/2026 11:45 WIBWartawan dan Pejabat Bengkalis Adu Mekanik di Haornas 2026
-
POLITIK23/09/2026 11:00 WIBPuan: Wacana Capres 2 Partai Belum Resmi
-
DUNIA23/09/2026 00:00 WIBSerangan Saudi Hantam Mokha, Anak-anak Jadi Korban
-
NASIONAL23/09/2026 06:00 WIBDPR: Jangan Tunggu Kapal Tenggelam Baru Bergerak
-
EKBIS23/09/2026 09:00 WIBEvita Nursanty Bongkar PR Kendaraan Listrik Indonesia
-
EKBIS23/09/2026 11:15 WIBHarga Emas Antam Hari Ini Sentuh Rp2,63 Juta
-
NUSANTARA23/09/2026 12:15 WIBDosen ISI Yogyakarta Dinonaktifkan
-
JABODETABEK23/09/2026 06:30 WIBCek 5 Titik SIM Keliling Jakarta Hari Ini