Berita
Ibas: Regulasi Impor Beras Tak Berikan Keuntungan Bagi Petani
AKTUALITAS.ID – Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono dengan tegas menolak dilakukannya impor beras. Menurut Ibas, regulasi impor beras tidak memberikan keuntungan bagi petani. Sebaliknya, malah merugikan sebab petani harus bersaing dengan harga beras yang relatif lebih murah. Terang saja lebih murah, produksi beras para importir menggunakan banyak alat canggih yang memangkas jam dan biaya pertanian. […]
AKTUALITAS.ID – Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono dengan tegas menolak dilakukannya impor beras. Menurut Ibas, regulasi impor beras tidak memberikan keuntungan bagi petani.
Sebaliknya, malah merugikan sebab petani harus bersaing dengan harga beras yang relatif lebih murah. Terang saja lebih murah, produksi beras para importir menggunakan banyak alat canggih yang memangkas jam dan biaya pertanian.
Berlandaskan alasan ini, sebagai langkah terus mendukung makmurnya petani negeri, pada Sosialisasi 4 Pilar MPR RI serentak di Ponorogo, Trenggalek, dan Pacitan, Ibas kembali menyalurkan bantuan alat tani.
Bantuan ini merupakan hasil kawalannya dari Program Combine Harvester Komisi IV DPR RI.
Melalui sambutannya, Ibas mengungkapkan rasa prihatinnya akan kondisi masyarakat dan perekonomian saat ini. Dirinya juga berharap agar program kawalannya bisa memberikan semangat baru.
“Semoga bantuan program kawalan alat panen combine ini bisa menjadi semangat modernisasi untuk pertanian kita. Semoga, ke depannya, hasil panen dapat semakin baik dan kita dapat melakukan proses pemanenan dengan baik, cepat, dan efisien. Tentu hasil akhirnya lebih untung dengan adanya nilai tukar petani yang berkeadilan,” ujar Ibas, Minggu (1/8/2021).
Ibas juga menyampaikan bahwa dirinya memahami duka dan ketakutan yang sedang dialami rakyat. Akan tetapi, dirinya berharap para petani tidak patah semangat dalam bertani, sebab para petani adalah sosok di balik ketahanan pangan negeri.
“Saya berharap, walaupun hati kita sedih dan prihatin, tolong jangan menggoyahkan semangat untuk tanam, panen pertaniannya. Sangat penting dan diperlukan untuk ketahanan pangan kita. Monggo kita bareng-bareng, bahu membahu menyusun kembali harapan dan perjuangan untuk masyarakat yang adil dan makmur,” kata dia.
Menanggapi bantuan dari Ibas ke petani Pacitan, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. Diakui Mas Aji, Program ini sangat bermanfaat untuk warga Pacitan. Dirinya juga berharap Ibas dan semua petani diberikan keselamatan dan kesejahteraan.
Pak Yanto, salah seorang petani dari Trenggalek juga ikut menyampaikan aspirasinya.
“Saya mewakili seluruh Kelompok Tani yang ada di desa, mengucapkan terima kasih kepada Mas Ibas atas bantuan alat panen padi. Alat ini sangat membantu kami dalam menggarap 206.000 hektar. Semoga semakin banyak bantuan yang bisa diberikan pemerintah dan JLS (Jalan Lingkar Selatan) bisa dipercepat pembangunannya”, ujar Pak Yanto mewakili petani di kelompoknya.
-
NASIONAL25/07/2026 18:00 WIBKuasa Hukum Don Ritto Nilai Kejagung Prematur Kaitkan Uang dan Emas dengan Febrie Adriansyah
-
NASIONAL25/07/2026 09:00 WIBImigrasi: WNA Dilarang Jadi Ketua Acara di Indonesia
-
EKBIS25/07/2026 10:30 WIBHarga Emas Antam Resmi Naik Rp7.000
-
EKBIS25/07/2026 09:30 WIBKabar Baik! BBM Nonsubsidi Masih Lebih Murah Bulan Ini
-
NASIONAL25/07/2026 10:00 WIBAJI Tagih Permintaan Maaf Prabowo soal Wartawan ‘Londo Ireng’
-
JABODETABEK25/07/2026 05:30 WIBBMKG: Suhu Jakarta Tembus 34 Derajat
-
NASIONAL25/07/2026 11:00 WIBSudaryono Ancam Tutup Dapur MBG yang Bandel
-
JABODETABEK25/07/2026 11:30 WIBBakar Sampah Sembarangan, Mobil dan Warung di Tangerang Hangus Jadi Arang