Berita
BPPTKG: Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Cukup Tinggi
AKTUALITAS.ID – Volume kubah lava di tengah kawah puncak Gunung Merapi, yang aktivitas vulkaniknya masih cukup tinggi, telah menembus 3 juta meter kubik. Informasi itu disampaikan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta berdasarkan laporan aktivitas Gunung Merapi periode pengamatan 3-9 Desember 2021. Kepala BPPTKG Hanik Humaida mengatakan analisis morfologi foto udara yang […]
AKTUALITAS.ID – Volume kubah lava di tengah kawah puncak Gunung Merapi, yang aktivitas vulkaniknya masih cukup tinggi, telah menembus 3 juta meter kubik.
Informasi itu disampaikan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta berdasarkan laporan aktivitas Gunung Merapi periode pengamatan 3-9 Desember 2021.
Kepala BPPTKG Hanik Humaida mengatakan analisis morfologi foto udara yang diambil dari Stasiun Kamera Tunggularum, Ngepos, serta Babadan-2 pada tanggal 8 Desember 2021 menunjukkan bahwa kubah lava barat daya dan tengah teramati masih mengalami pertumbuhan.
“Volume kubah lava barat daya sebesar 1.629.000 meter kubik dan kubah tengah sebesar 3.007.000 meter kubik,” kata Hanik dalam laporannya, Jumat (10/12/2021).
Sementara, pengamatan pada periode 26 November-2 Desember 2021 melaporkan volume kubah lava barat daya saat itu baru 1.615.000 meter kubik dan tengah 2.948.000 meter kubik.
Sedangkan deformasi atau perubahan bentuk gunung yang dipantau menggunakan EDM pada pekan ini menunjukkan laju pemendekan jarak sebesar 0,5 centimeter per hari.
Aktivitas kegempaan Gunung Merapi dalam minggu ini tercatat 4 kali gempa awan panas guguran (AP); 8 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB); 55 kali gempa Fase Banyak (MP); 1.020 kali gempa Guguran (RF); 25 kali gempa Hembusan (DG); dan 10 kali gempa Tektonik (TT).
“Intensitas kegempaan pada minggu ini masih relatif tinggi,” terang Hanik.
Sementara selama periode 3 – 9 Desember 2021 tercatat awan panas guguran dengan jarak luncur terjauh 2,2 kilometer ke arah Sungai Bebeng. Guguran lava teramati sebanyak 190 kali ke arah barat daya dengan jarak luncur maksimal 2 kilometer.
“Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. Status aktivitas ditetapkan dalam tingkat Siaga,” imbuh Hanik.
Status Siaga atau Level III ini sendiri telah ditetapkan BPPTKG sejak 5 November 2020.
BPPTKG mengimbau warga mewaspadai potensi guguran lava dan awan panas Gunung Merapi di sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 kilometer ke arah Sungai Woro. Serta sejauh 5 kilometer ke arah Sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak gunung.
-
NASIONAL30/09/2026 06:00 WIBAgun Desak Ombudsman Tindak Lanjut Temuan Lapas Cibinong
-
NUSANTARA30/09/2026 07:30 WIBHIV/AIDS di Lebak Tembus 85 Orang
-
JABODETABEK30/09/2026 06:30 WIBPolda Metro Jaya Buka SIM Keliling di 5 Titik Strategis
-
NASIONAL30/09/2026 18:30 WIBRegistrasi Ulang Penerima Bansos Diperluas, Pemerintah Targetkan 48 Juta Keluarga
-
NUSANTARA30/09/2026 08:30 WIBKobaran Api Mengganas Dekati Pusat Latihan Gajah Way Kambas
-
RAGAM30/09/2026 13:30 WIBIlmuwan Jepang Sebut RI Simpan ‘Bom Waktu’ Megathrust
-
JABODETABEK30/09/2026 05:30 WIBAkhir September, Jakarta Diprediksi Cerah Merata
-
EKBIS30/09/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam 30 September 2026 Naik Lagi