Berita
Presiden Jokowi: Perlindungan Anak untuk Masa Depan Bangsa
AKTUALITAS.ID – Presidem RI Joko Widodo (Jokowi) menekankan bahwa perlindungan dan kesempatan bagi anak untuk berkembang sangat penting bagi masa depan bangsa Indonesia.
“Perlindungan dan kesempatan bagi anak untuk berkembang adalah pertaruhan masa depan bangsa,” ujar Presiden melalui pernyataan yang diunggah di akun Twitter pribadinya @jokowi, Minggu (23/07/2023).
Kesempatan yang luas bagi anak untuk berkembang, lanjut Presiden, akan menghasilkan generasi terbaik bangsa.
“Generasi terbaik bangsa selalu lahir dari zaman yang memberi tempat yang lapang bagi setiap anak untuk bertumbuh bebas, cerdas, dan ceria,” ucapnya.
Senada, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung meyakini bahwa kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh masa berkembang anak-anak.
“Mari kita galakkan perlindungan kepada anak-anak dan kita berikan kesempatan seluas mungkin untuk anak-anak kita menjadi pemimpin di kemudian hari,” ujar Seskab dalam pernyataannya menyambut Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli 2023.
Seskab optimistis tahun 2045 akan menjadi tahun keemasan Indonesia, di bawah kepemimpinan anak-anak yang sekarang dipersiapkan menjadi pemimpin bangsa.
“Selamat Hari Anak. Secara khusus saya memberikan pesan kepada anak-anak kita, mimpilah setinggi langit dan raihlah mimpi itu, masa depan ini ada di pundakmu,” tandas Pramono Anung. (Red)
-
JABODETABEK26/07/2026 15:40 WIBPramono Anung dan Menkes Tinjau HBKB Rasuna Said
-
RIAU26/07/2026 16:00 WIBHari Mangrove Sedunia, Kasmarni Ajak Warga Jaga Pesisir Bengkalis
-
NASIONAL26/07/2026 16:01 WIBTanpa Borgol dan Rompi saat Ditahan, Sujiwo Tejo: Apalagi Kamar Tahanan
-
EKBIS26/07/2026 09:30 WIBHarga BBM Pertamina Turun Juli 2026
-
JABODETABEK26/07/2026 07:30 WIBKomplotan Curanmor Diduga Bersenjata Api Kabur Usai Baku Tembak
-
NASIONAL26/07/2026 15:15 WIBGus Khozin Apresiasi Revolusi Penempatan ASN yang Digagas BKN
-
NASIONAL26/07/2026 10:00 WIBPakar Hukum: Penggeledahan Kasus Febrie Tak Langgar Aturan
-
DUNIA26/07/2026 12:00 WIBIran: Konflik Yaman Tak Bisa Diselesaikan dengan Senjata

















