Berita
China Kecam Sanksi AS terhadap Perusahaan China atas Tuduhan Dukung Rusia
AKTUALITAS.ID – China mengecam keras tindakan Amerika Serikat yang memberlakukan sanksi terhadap 20 perusahaan China atas tuduhan mendukung pembangunan industri militer dan energi Rusia.
Menurut Kementerian Perdagangan China, sanksi semacam itu tidak memiliki dasar hukum internasional dan tidak didukung oleh otoritas dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“China selalu menentang sanksi sepihak yang tidak memiliki dasar hukum internasional dan otorisasi dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB),” kata juru bicara Kementerian Perdagangan China, He Yadong, dalam sebuah taklimat pers pada Kamis (9/5).
Dia menegaskan bahwa penerapan sanksi AS terhadap perusahaan-perusahaan China atas dugaan keterlibatan dengan Rusia sementara mempertahankan perdagangan dengan Moskow untuk kepentingan Washington merupakan tindakan penindasan dan pemaksaan ekonomi yang tipikal. “AS harus segera menghentikan penindasan yang tidak masuk akal terhadap perusahaan-perusahaan China,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa China akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingan sah perusahaan-perusahaan negaranya. Dalam konteks ini, China menyerukan kepada AS agar bertindak secara adil dan menghormati prinsip-prinsip perdagangan yang adil dan terbuka. (YAN KUSUMA/RAFI)
-
PAPUA TENGAH20/05/2026 16:00 WIBIni 4 Tim yang akan berlaga di Semifinal Kapolda Cup II Besok
-
NASIONAL20/05/2026 13:00 WIBKemendikdasmen Tegaskan Tidak Ada Larangan Guru Honorer Mengajar
-
NASIONAL20/05/2026 14:00 WIBBudi Utomo Jadi Titik Awal Kebangkitan Nasional Indonesia
-
NASIONAL20/05/2026 17:00 WIBTio Aliansyah Dilaporkan ke DKPP usai Diduga Ikut Helikopter Bersama Anggota KPU RI
-
EKBIS20/05/2026 10:30 WIBRupiah Hancur Lepas Rp17.700 di Hari Kebangkitan Nasional
-
NUSANTARA20/05/2026 06:30 WIBNenek 79 Tahun Meregang Nyawa Usai Dianiaya di Rumah Elite Bandung
-
OASE20/05/2026 13:30 WIBWukuf Arafah 2026 Jatuh 26 Mei
-
NASIONAL20/05/2026 11:00 WIBEddy Soeparno Dorong Investasi EBT di Hadapan Petinggi Temasek