Berita
Korut Dukung Resolusi PBB untuk Palestina: Akui Hak dan Keistimewaan
AKTUALITAS.ID – Korea Utara secara resmi mendukung resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang memberikan ‘hak dan keistimewaan’ kepada Palestina.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Korea Utara, mereka menyatakan bahwa saatnya telah tepat untuk mengakui Palestina sebagai negara berdaulat yang merdeka.
Resolusi ini, yang mencerminkan keinginan kuat masyarakat internasional untuk perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah, dianggap sebagai langkah positif dalam mendukung perjuangan Palestina.
Korut mengecam keras kebijakan satu negara Yahudi yang diambil oleh Israel, sementara mereka mengadvokasi solusi dua negara yang adil. Mereka juga mengkritik veto Amerika Serikat terhadap rancangan resolusi yang relevan di Dewan Keamanan PBB pada bulan April lalu.
Dalam konteks ini, Korea Utara menegaskan kembali dukungannya terhadap perjuangan Palestina untuk mengakhiri pendudukan ilegal Israel dan mendukung pembentukan Palestina sebagai negara berdaulat yang merdeka.
Pada tanggal 10 Mei, Majelis Umum PBB menyetujui rancangan resolusi yang mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mempertimbangkan kembali keanggotaan Palestina dan memberikan beberapa hak tambahan kepada mereka.
Saat ini, Palestina memegang status negara pengamat non-anggota PBB, dan dukungan dari Korea Utara menambah momentum bagi upaya Palestina untuk mendapatkan pengakuan internasional yang lebih besar. (YAN KUSUMA/RAFI)
-
POLITIK06/07/2026 07:00 WIBBocor! Isu ‘Lantai Empat’ DPR Diduga Atur Serangan ke PDIP
-
NASIONAL06/07/2026 17:15 WIBAHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK
-
POLITIK06/07/2026 10:00 WIBPDIP Sebut PSI Tak Perlu Ditakuti Meski Jokowi Ikut Safari
-
POLITIK06/07/2026 13:00 WIBBRIN Khawatir Persiapan Pemilu 2029 Terganggu Jika RUU Molor
-
POLITIK06/07/2026 09:00 WIBPPP: Jangan Kunci Demokrasi dengan PT 7 Persen
-
JABODETABEK06/07/2026 05:30 WIBBMKG:Tiga Wilayah Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
-
POLITIK06/07/2026 11:00 WIBPKS: Politik Mahal dan Ruang Gelap Jadi Pemicu Korupsi
-
NASIONAL06/07/2026 06:00 WIBSudjatmiko: Infrastruktur Jabar Jangan Jalan di Tempat