DUNIA
Terobosan? Hamas Tawarkan Gaza ke AS Demi Akhiri Pembantaian Israel
AKTUALITAS.ID – Di tengah krisis kemanusiaan yang semakin parah akibat blokade Israel, Hamas membuat tawaran mengejutkan: menyerahkan kendali atas Jalur Gaza kepada Amerika Serikat. Syaratnya mutlak, perang yang berkecamuk harus segera diakhiri.
Anggota terkemuka Hamas, Bassem Naim, mengungkapkan kepada Sky News bahwa pihaknya sedang menjalin kontak langsung dengan tokoh-tokoh pemerintahan AS untuk membahas persyaratan mengakhiri pemboman Israel. Tuntutan Hamas jelas: pertukaran tahanan, penarikan total pasukan Israel, masuknya bantuan tanpa hambatan, dan pembangunan kembali Gaza tanpa pemindahan paksa penduduk.
“Kami juga memberi tahu Amerika kami siap, sekali lagi, untuk segera menyerahkan kendali Jalur Gaza jika perang ini berakhir,” tegas Naim, seperti dikutip Kantor Berita Jerman. Langkah ini diambil Hamas setelah lebih dari dua bulan blokade Israel mencegah masuknya bantuan kemanusiaan, memicu bencana kelaparan yang mengancam nyawa ratusan ribu warga Gaza.
Usulan Hamas ini muncul di tengah upaya intensif AS untuk membebaskan sandera, termasuk warga negara AS-Israel. Pembebasan sandera diharapkan menjadi sinyal positif kepada Washington, di mana Hamas berharap Presiden Donald Trump akan menekan Israel untuk menyetujui gencatan senjata permanen.
Menariknya, Presiden Trump sendiri sempat melontarkan ide kontroversial untuk menjadikan Gaza sebagai “zona kebebasan” di bawah kendali AS. Namun, rincian konkret dari gagasan tersebut masih belum jelas.
Sementara itu, dunia internasional semakin geram dengan blokade Israel. Swiss bahkan menyerukan pencabutan segera blokade yang telah menghalangi masuknya bantuan kemanusiaan, memperingatkan akan risiko kelaparan massal. Laporan dari The New York Times juga mengungkap kekhawatiran internal pejabat militer Israel terkait kondisi kemanusiaan yang memburuk drastis di Gaza.
Di tengah situasi yang mengerikan ini, tawaran Hamas untuk menyerahkan kendali Gaza kepada AS menjadi babak baru yang menarik. Akankah langkah ini menjadi jalan keluar untuk mengakhiri konflik dan membuka pintu bantuan bagi jutaan warga Gaza yang menderita? Dunia kini menanti respons dari Amerika Serikat dan Israel. (Mun)
-
POLITIK03/11/2026 20:00 WIB4 RUU Prioritas DPR Masa Persidangan II 2026, Ada RUU Perampasan Aset
-
POLITIK03/11/2026 19:00 WIBPemuda LIRA Desak DPR Segera Proses Pemakzulan Gibran
-
JABODETABEK04/11/2026 05:30 WIBBMKG: Sebagian Besar Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Rabu
-
EKBIS03/11/2026 23:00 WIBSeharian Ngaspal, Ojol Cuma Bawa Pulang Rp60 Ribu
-
NASIONAL04/11/2026 05:00 WIBIJTI Usulkan Udin Bernas Jadi Pahlawan Nasional, Mensos Siapkan Proses Pengusulan
-
EKBIS04/11/2026 10:30 WIBRupiah Perkasa Lawan Dolar AS Jelang Pemilu Amerika
-
EKBIS04/11/2026 09:30 WIBIHSG Anjlok Hampir 1,5 Persen
-
POLITIK04/11/2026 06:00 WIBHabiburokhman Ungkap Dugaan Polisi Minta Rp50 Juta ke Kader Gerindra