DUNIA
Putin-Trump Gelar Pertemuan Bahas Isu Sensitif di Alaska Jumat Ini
AKTUALITAS.ID – Pertemuan empat mata antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump akan dimulai pada Jumat pukul 11.30 waktu setempat (Sabtu 16Agustus 2025, 02.30 WIB) di Negara Bagian Alaska, AS, dengan didampingi penerjemah.
Pertemuan tersebut akan diadakan di “salah satu fasilitas” Pangkalan Angkatan Udara ElMendorf-Richardson di Anchorage, Alaska, demikian ungkap Ajudan Presiden Rusia, Yury Ushakov, kepada para wartawan di Moskow pada Kamis.
“Semuanya akan dimulai besok, 15 Agustus, sekitar pukul 11.30 waktu setempat, percakapan antara Vladimir Vladimirovich Putin dan Donald Trump. Pertemuan ini akan diadakan empat mata, dengan dihadiri oleh penerjemah, serta akan dilakukan dengan diiringi sarapan,” katanya.
Negosiasi antara Putin dan Trump akan berlangsung dengan kedudukan yang setara, dengan masing-masing pihak beranggotakan lima orang, kata Ushakov.
Ia mengatakan anggota delegasi Rusia termasuk “Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov, Penasihat Presiden untuk Kebijakan Luar Negeri Yury Ushakov, Menteri Pertahanan Andrey Belousov, Menteri Keuangan Anton Siluanov, dan Utusan Presiden untuk Investasi dan Kerja Sama Ekonomi dengan Negara Asing Dmitriev.”
Ushakov mengungkapkan keterbatasan jumlah anggota pertemuan karena “sifat sensitif dari diskusi tersebut.”
Sementara itu, komposisi delegasi AS juga telah ditentukan, tetapi Ushakov mengatakan bahwa ia yakin akan lebih tepat jika Washington yang mengumumkannya.
“Dengan demikian, selain Presiden, akan ada lima peserta tambahan per delegasi. Tentu saja, akan ada sekelompok ahli di dekatnya yang siap membantu,” ujarnya.
Selain penyelesaian krisis Ukraina, kedua kepala negara itu juga akan membahas isu-isu lain, ujar Ushakov.
Delegasi juga diharapkan bertukar pandangan tentang pengembangan lebih lanjut kerja sama bilateral, khususnya di bidang perdagangan-ekonomi.
“Perlu dicatat bahwa bidang kerja sama ini sangat menjanjikan, tetapi sayangnya, masih belum banyak dieksplorasi,” tambah Ushakov.
Selain itu, isu-isu yang lebih luas terkait pemeliharaan perdamaian dan keamanan, beserta isu-isu internasional dan regional yang mendesak saat ini, pasti akan muncul, tegasnya.
Ushakov juga menganggapnya “simbolis” bahwa tempat pertemuan tersebut terletak di sebelah tugu peringatan di mana sembilan penerbang Soviet, dua tentara, dan dua warga sipil dimakamkan – semuanya meninggal antara tahun 1942 dan 1945 ketika pesawat ditransfer dari AS ke Uni Soviet di bawah program Pinjam-Sewa.
“Oleh karena itu, pertemuan ini akan berlangsung di dekat lokasi bersejarah dari pertempuran antara kedua negara kita, yang pada dasarnya mengharukan mengingat peringatan 80 tahun kemenangan atas Nazi Jerman dan militer Jepang,” ujarnya.
Setelah pembicaraan, baik Putin maupun Trump diperkirakan akan mengadakan konferensi pers bersama, kata Ushakov. (Ari Wibowo/goeh)
-
NASIONAL29/09/2026 20:00 WIBGercep! Kemensos Selamatkan Bocah 12 Tahun Tak Sekolah
-
NASIONAL29/09/2026 19:00 WIBDPR Desak Napi Lapas Mewah Dikirim ke Nusakambangan
-
RAGAM29/09/2026 21:30 WIBFestival Generasi Cerdas 2026 Tampilkan Karya dan Prestasi Sekolah Binaan Astra
-
DUNIA29/09/2026 21:00 WIBTrump Ketuk Pintu Iran, Teheran Ogah Buka
-
NUSANTARA30/09/2026 07:30 WIBHIV/AIDS di Lebak Tembus 85 Orang
-
DUNIA29/09/2026 18:00 WIBGelombang Demo Siswa Menjalar ke Berbagai Kota Prancis
-
NASIONAL30/09/2026 06:00 WIBAgun Desak Ombudsman Tindak Lanjut Temuan Lapas Cibinong
-
NUSANTARA29/09/2026 23:00 WIBUSU Telusuri Dugaan Bullying Mahasiswi FIB yang Tewas

















