DUNIA
Lima Warga Palestina Tewas Termasuk Anak-anak dalam Serangan di Khan Younis
AKTUALITAS.ID – Sepanjang Rabu malam, serangan udara, artileri, dan drone Israel menyasar wilayah selatan dan timur Gaza, dengan titik dampak signifikan di kawasan Al‑Mawasi, Khan Younis, yang menewaskan lima warga Palestina, termasuk dua anak, serta melukai puluhan lainnya.
Koresponden melaporkan bahwa serangan tersebut mengenai tenda-tenda pengungsi di Al‑Mawasi sehingga beberapa tenda terbakar, memperburuk kondisi keluarga yang mencari perlindungan. Tim medis di Rumah Sakit Lapangan Kuwait menyatakan mereka menemukan lima jenazah dari kamp pengungsi Al‑Najah dan mencatat korban mengalami luka bakar parah.
Serangan serentak juga dilaporkan terjadi di bagian barat Khan Younis, sementara kendaraan militer melepaskan tembakan ke arah timur kota. Di Kota Gaza, pesawat tak berawak dilaporkan menembak di dekat persimpangan Shujaiya, memicu kepanikan di antara warga dan pengungsi.
Pihak militer Israel menyatakan serangan di Khan Younis terkait insiden di Rafah, di mana bentrokan dengan pejuang perlawanan dilaporkan menyebabkan luka pada beberapa tentara, termasuk anggota Brigade Golani. Laporan media Israel menyebutkan adanya baku tembak besar-besaran dan penggunaan rudal anti‑tank dalam bentrokan di Rafah, sementara sumber-sumber lokal melaporkan pendaratan helikopter militer di timur Rafah.
Hamas mengecam pemboman terhadap tenda pengungsi sebagai “kejahatan perang” dan menuduh pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata, menuntut mediator internasional menahan tindakan militer Israel dan menegakkan komitmen gencatan senjata. Sementara itu, data yang dikompilasi oleh otoritas Gaza menunjukkan angka korban jiwa dan luka yang sangat tinggi sejak Oktober 2023, menandai krisis kemanusiaan yang terus memburuk.
Situasi kemanusiaan di Gaza kian kritis. Berdasarkan data terbaru yang dilansir WAFA, jumlah warga Palestina yang syahid sejak dimulainya agresi Israel pada Oktober 2023 telah mencapai angka yang mengejutkan, yakni 70.117 jiwa, dengan mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak.
Kementerian Kesehatan Gaza juga mencatat jumlah korban luka telah melonjak menjadi 170.999 orang. Angka ini diprediksi masih akan bertambah mengingat banyaknya korban yang masih tertimbun di bawah reruntuhan bangunan dan belum dapat dijangkau oleh tim penyelamat maupun pertahanan sipil. (Mun)
-
POLITIK15/01/2026 11:00 WIBKPU Akan Bahas Putusan KIP soal Ijazah Jokowi dalam Rapat
-
EKBIS15/01/2026 08:10 WIBCari Bengkel AC Mobil Terdekat? Wijaya AC Mobil Solusinya
-
POLITIK15/01/2026 06:00 WIBMasuk Prolegnas Prioritas 2026, Revisi UU Pemilu Mulai Dikebut Komisi II DPR
-
NASIONAL15/01/2026 14:00 WIBPLTA Mentarang Induk: Proyek Raksasa yang Mengancam Lingkungan dan Masyarakat Adat
-
EKBIS15/01/2026 10:30 WIBNilai Tukar Rupiah Menguat terhadap Dolar AS pada Pembukaan Perdagangan Kamis
-
POLITIK15/01/2026 07:00 WIBKetua DPD: Pilkada Gubernur Lewat DPRD Bisa Jadi Pilihan
-
OASE15/01/2026 05:00 WIB
Tafsir Surat Al-Zalzalah: Peringatan Guncangan Hari Akhir dan Keadilan Allah SWT
-
NASIONAL15/01/2026 10:00 WIBKPK Endus Aliran Uang Suap Kasus ‘Diskon’ Pajak Mengalir ke Oknum Ditjen Pajak Kemenkeu

















