DUNIA
Ayatollah Mojtaba Khamenei Sebut AS Kalah Telak di Teluk Persia
AKTUALITAS.ID – Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei melontarkan pernyataan keras terhadap Amerika Serikat (AS), dengan menyebut Washington mengalami “kekalahan memalukan” dalam konflik terbaru di kawasan. Ia bahkan memprediksi masa depan Teluk Persia akan lebih cerah tanpa kehadiran AS.
Dalam pesan tertulis yang disiarkan televisi pemerintah Iran pada Kamis (30/4/2026), Khamenei menyatakan bahwa agresi militer besar-besaran yang dilakukan AS di kawasan Timur Tengah tidak membuahkan hasil sesuai rencana.
“Hari ini, dua bulan setelah pengerahan militer dan agresi terbesar oleh para pengganggu dunia di kawasan ini, dan kekalahan memalukan Amerika Serikat dalam rencananya, babak baru sedang berlangsung untuk Teluk Persia dan Selat Hormuz,” ujar Khamenei.
Pesan tersebut disampaikan dalam rangka peringatan nasional Hari Teluk Persia, sekaligus menjadi salah satu pernyataan penting sejak Mojtaba Khamenei diangkat sebagai pemimpin tertinggi Iran pada 9 Maret lalu.
Ia menggantikan posisi ayahnya, Ali Khamenei, yang dilaporkan tewas dalam serangan besar-besaran yang dilancarkan AS dan Israel pada akhir Februari 2026.
Khamenei juga menyoroti lemahnya posisi militer AS di kawasan. Menurutnya, pangkalan-pangkalan militer Amerika bahkan tidak mampu menjamin keamanan sendiri, apalagi melindungi sekutu mereka.
“Pangkalan-pangkalan tersebut bahkan tidak memiliki kapasitas untuk memastikan keamanan mereka sendiri,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia memuji kebijakan Iran dalam mengelola Selat Hormuz, jalur strategis energi dunia, yang disebutnya sebagai kerangka hukum baru untuk membawa stabilitas dan kemajuan bagi kawasan.
Selat Hormuz sendiri menjadi titik panas konflik sejak pecahnya ketegangan terbaru di Timur Tengah, dengan Iran memperketat akses kapal yang melintas di jalur tersebut.
Khamenei juga mengkritik keras campur tangan pihak luar di kawasan Teluk, yang menurutnya tidak memiliki legitimasi untuk ikut campur.
“Mereka yang datang dari ribuan kilometer jauhnya tidak punya tempat di sini,” ujarnya.
Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa blokade angkatan laut yang diberlakukan AS sebagai respons atas tindakan Iran di Hormuz dipastikan akan gagal.
Ia menilai langkah tersebut justru memperburuk stabilitas kawasan dan meningkatkan ketegangan geopolitik.
Di sisi lain, militer Iran juga menunjukkan sikap siap menghadapi eskalasi lebih lanjut. Komandan Angkatan Laut Iran, Shahram Irani, mengisyaratkan akan segera mengerahkan sistem persenjataan baru dalam waktu dekat.
Pernyataan keras dari pemimpin Iran ini menandai meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Teluk Persia, yang selama ini menjadi salah satu jalur vital perdagangan energi global. Situasi ini pun berpotensi memicu dinamika baru dalam hubungan internasional, khususnya antara Iran dan Amerika Serikat. (Mun)
-
DUNIA30/04/2026 23:00 WIBIran: Blokade Pelabuhan AS Akan Gagal
-
OLAHRAGA30/04/2026 22:30 WIBRekor Top Speed Moto3 di Jerez, Berhasil Dipecahkan Veda Ega Pratama
-
NASIONAL30/04/2026 22:00 WIBDiduga Melakukan Penipuan Haji, Tiga WNI Ditangkap di Makkah
-
JABODETABEK30/04/2026 21:30 WIB1.400 Petugas Kebersihan Dikerahkan pada Peringatan Hari Buruh Besok
-
PAPUA TENGAH30/04/2026 20:30 WIBRatusan Liter Miras Ilegal Disita di Pelabuhan Poumako, Satu Penumpang Ditahan
-
EKBIS30/04/2026 21:00 WIBKenaikan Harga CPO Dipengaruhi Penurunan Produksi
-
NASIONAL30/04/2026 23:30 WIB24.980 Personel Gabungan Kawal Hari Buruh 2026 di Monas
-
JABODETABEK01/05/2026 05:30 WIBSemua Wilayah Jakarta Bakal di Guyur Hujan Ringan Hari ini