DUNIA
Menhan Inggris Sebut Israel ‘Negara Nakal’ dan Pelaku Pembersihan Etnis
AKTUALITAS.ID – Menteri Pertahanan baru Inggris, Wes Streeting, menegaskan dirinya tidak mengubah sikap terkait konflik di Jalur Gaza. Meski kini menduduki jabatan strategis di pemerintahan Inggris, Streeting tetap mempertahankan pernyataannya sebelumnya yang menyebut Israel melakukan kejahatan perang.
Pernyataan tersebut disampaikan Streeting saat berbicara kepada wartawan dalam Pameran Dirgantara Internasional Farnborough. Ia mengatakan komentarnya mengenai tindakan Israel telah disampaikan secara terbuka sejak sebelum menjabat sebagai menteri dan tidak akan ditarik kembali.
“Saya telah menyatakan dengan sangat jelas kekhawatiran saya tentang tindakan Israel di Gaza dan Tepi Barat. Komentar saya telah dipublikasikan dan tercatat. Saya tidak akan berpura-pura bahwa saya tidak pernah membuat komentar tersebut,” ujar Streeting.
Menurut Streeting, sebagai negara sahabat dan sekutu, Israel tetap harus dinilai dengan standar hukum internasional yang sama seperti yang diterapkan kepada Inggris dan negara-negara sekutunya.
Meski demikian, ia juga menegaskan bahwa Israel memiliki hak untuk membela diri, namun hak tersebut tidak menghapus kewajiban untuk mematuhi hukum humaniter internasional.
Streeting sebelumnya juga pernah mengkritik keras pemerintah Israel dengan menuduh penggunaan retorika yang mengarah pada pembersihan etnis dan menyebut perilaku pemerintah Israel menyerupai “negara nakal”.
Ia menegaskan bahwa hubungan persahabatan bukan berarti menghindari kritik ketika muncul dugaan pelanggaran terhadap standar internasional.
“Saya menuntut Israel, sebagai teman dan sekutu, untuk memenuhi standar yang sama seperti yang kita terapkan pada diri kita sendiri. Itulah standar yang menurut saya gagal mereka penuhi,” katanya, seperti dikutip Middle East Monitor.
Pernyataan Streeting diperkirakan akan kembali memicu perdebatan di tingkat internasional, mengingat Inggris merupakan salah satu sekutu penting Israel. Sikap terbuka seorang Menteri Pertahanan yang tetap mempertahankan kritik keras terhadap tindakan Israel di Gaza menjadi sorotan di tengah terus berlangsungnya konflik di kawasan tersebut.
Streeting sendiri baru diangkat sebagai Menteri Pertahanan Inggris setelah Andy Burnham menjadi Perdana Menteri dari Partai Buruh menggantikan Keir Starmer yang mengundurkan diri.
Catatan: Pernyataan mengenai “kejahatan perang” dalam artikel ini merupakan pandangan yang disampaikan oleh Menteri Pertahanan Inggris Wes Streeting. Penetapan secara hukum apakah suatu tindakan merupakan kejahatan perang berada dalam kewenangan pengadilan atau mekanisme hukum internasional yang berwenang. (Mun)
-
NASIONAL24/07/2026 17:00 WIBKPK Periksa Pejabat Kemenhut, Telusuri Pertemuan Bupati Kuansing dengan Raja Juli
-
NASIONAL24/07/2026 23:59 WIBMensos Saifullah Yusuf Tindak Lanjuti Temuan ICW soal Pengadaan Sekolah Rakyat
-
RIAU24/07/2026 17:23 WIBKapolda Riau Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelaku Kejahatan Lingkungan
-
OLAHRAGA24/07/2026 17:44 WIBShin Tae-yong Buka Suara soal Larangan Melatih 10 Tahun dari KFA Korea Selatan
-
NASIONAL24/07/2026 19:30 WIBRieke Soroti Komunitas Lari WNA di Bali, Ingatkan Soal Ruang Publik dan Hukum
-
RIAU24/07/2026 16:46 WIBKajari Pelalawan Tegaskan Keterbukaan Penanganan Perkara Saat Bertemu PWI
-
RIAU24/07/2026 18:00 WIBBupati Bengkalis Minta Direksi PT BLJ Tak Ambil Keputusan Ceroboh
-
RIAU24/07/2026 20:00 WIBPemkab Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Puting Beliung

















