Connect with us

DUNIA

Inggris Buka Akses Teknologi Rudal ke Ukraina

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Konflik bersenjata di Eropa Timur memasuki babak baru yang kian membara. Pemerintah Inggris secara resmi mengizinkan Ukraina untuk mengakses rahasia teknologi rudal canggih buatan Barat. Langkah berani ini memungkinkan misil jelajah berdaya hancur tinggi rancangan London dan Paris dapat diproduksi langsung di tanah Ukraina.

Pemerintah Inggris bersama Prancis dan Kyiv menargetkan pendirian jalur produksi lokal untuk rudal jelajah Système de Croisade Autonome à Longue Portée – Emploi Général (SCALP) atau yang dikenal sebagai Storm Shadow sebelum akhir tahun ini. Keputusan mendeklasifikasi informasi teknis komponen vital buatan Inggris menjadi kunci utama terealisasinya pabrik perakit senjata pemusnah tersebut.

Sinyal dukungan tanpa batas ini disampaikan langsung oleh Permai Menteri Inggris Andy Burnham saat melakukan kunjungan tingkat tinggi ke Kyiv dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Ukraina pada Senin (24/8/2026).

BACA JUGA  Tahun Depan, AL Rusia Akan Punya Rudal Hipersonik

“Rakyat Ukraina tidak perlu ragu. Inggris mendukung Anda hari ini dan selama diperlukan. Keamanan Ukraina adalah keamanan kita,” tegas Burnham dalam pernyataan resminya. Burnham juga mengokohkan posisinya sebagai ketua Coalition of the Willing, aliansi internasional yang siap mengambil alih peran pasokan militer jika dukungan dari Amerika Serikat menyusut.

Sebagai informasi, rudal SCALP/Storm Shadow merupakan salah satu senjata jarak jauh paling mematikan yang dimiliki aliansi Barat. Berdasarkan data Threat Initiative dari Center for Strategic and International Studies (CSIS), senjata berakurasi presisi ini ditenagai mesin turbojet, mampu meluncur hingga jarak 550 kilometer, serta mengusung hulu ledak konvensional masif seberat 400 kilogram.

Dalam medan pertempuran, rudal yang diangkut oleh jet tempur Su-24 atau Mirage 2000 ini dirancang khusus untuk terbang rendah mengikuti lekuk medan demi menghindari endusan sistem pertahanan udara lawan. Ukraina mengandalkan misil bernilai tinggi ini untuk menghancurkan bunker komando bawah tanah, markas logistik, hingga target strategis Rusia di garis belakang.

BACA JUGA  Serangan Rudal India Hantam Masjid di Pakistan, 8 Tewas Termasuk Anak Kecil

Sikap nekat London ini tak pelak memicu amarah luar biasa dari Moskow. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, merespons keras dengan menyebut tindakan Inggris sebagai keterlibatan langsung dalam konfrontasi militer.

“Inggris kini terlibat aktif dalam perang dan tindakan ini sama saja menyiramkan bahan bakar ke dalam kobar api,” ancam Peskov. Penyelidikan serta eskalasi di garis depan diprediksi akan semakin panas seiring rencana operasional pabrik perakitan rudal tersebut. (Mun)

TRENDING