DUNIA
Pelabuhan Minyak Saudi Diserang Houthi, Prancis Langsung Kirim Pasukan Elit
AKTUALITAS.ID – Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan akan mengirim bantuan militer untuk melindungi Pelabuhan Yanbu di Arab Saudi setelah fasilitas vital tersebut mengalami kerusakan akibat serangan kelompok Houthi dari Yaman.
Macron menegaskan Prancis akan mengerahkan personel militer, radar, serta sistem pertahanan guna memperkuat keamanan pelabuhan yang menjadi salah satu jalur utama ekspor minyak Arab Saudi di Laut Merah.
“Kita akan mengirimkan sumber daya militer, yaitu tentara, radar, dan sistem pertahanan untuk melindungi lokasi Yanbu di Laut Merah,” ujar Macron dalam wawancara yang dikutip media Prancis, Le Monde.
Menurut Macron, pengerahan tersebut telah disepakati bersama pemerintah Arab Saudi. Ia menilai Pelabuhan Yanbu memiliki peran sangat strategis karena menjadi jalur pengiriman jutaan barel minyak ke pasar global.
Keputusan Paris muncul setelah serangan Houthi menyebabkan kerusakan serius pada fasilitas pelabuhan tersebut. Situasi ini memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi dan keamanan jalur perdagangan internasional di kawasan Timur Tengah.
Meski demikian, Macron menegaskan kehadiran militer Prancis tidak dimaksudkan untuk ikut campur dalam konflik antara Arab Saudi dan Houthi.
“Bukan untuk melibatkan diri dalam konflik apa pun, tetapi untuk melindungi lokasi tersebut,” tegasnya.
Selain fokus pada Yanbu, Macron mengungkapkan Prancis juga terus berupaya membuka kembali jalur pelayaran yang aman di kawasan Selat Hormuz melalui pendekatan diplomatik. Paris disebut akan melakukan pembicaraan dengan Iran dan Oman guna mencari solusi terhadap ketegangan yang terus meningkat.
Dalam wawancara yang sama, Macron turut menyoroti meningkatnya ketegangan keamanan di Eropa terkait perang Rusia-Ukraina. Ia membantah laporan yang menyebut badan intelijen Amerika Serikat (CIA) telah memberikan informasi kepada Prancis mengenai potensi serangan drone Rusia terhadap wilayah Eropa.
“CIA tidak memberi tahu dinas intelijen Prancis tentang serangan semacam itu,” katanya.
Macron mengakui situasi keamanan di Eropa saat ini semakin mengkhawatirkan. Menurutnya, aksi permusuhan dalam beberapa pekan terakhir terus meningkat, sementara Rusia kini memandang negara-negara Eropa sebagai bagian dari dukungan strategis bagi Ukraina. **(Mun)
-
NASIONAL26/09/2026 06:00 WIBSurat ‘Bodong’ Jegal Calon BPK, Komisi XI DPR Diseret ke MKD
-
JABODETABEK26/09/2026 05:30 WIBBMKG: Jaksel dan Jaktim Bakal Diguyur Hujan Sabtu Ini
-
OASE26/09/2026 05:00 WIB7 Nama Rahasia Cahaya Muhammad di Tujuh Lapis Langit Ketuhanan
-
POLITIK26/09/2026 11:00 WIBSurvei Nyungsep! NasDem dan PAN Tertawakan Data Poltracking
-
JABODETABEK26/09/2026 06:30 WIBJakarta Punya 5 Lokasi SIM Keliling Sabtu Ini
-
JABODETABEK26/09/2026 07:30 WIBKenalan via IG Berujung Petaka, ABG Tangsel 5 Hari Disekap dan Dinodai di Jaktim
-
DUNIA26/09/2026 08:00 WIBOgah Tunduk pada AS! Presiden Iran Lempar Pilihan Pamungkas ke Trump
-
JABODETABEK26/09/2026 08:30 WIBMisteri Kerangka Manusia Muncul Lagi di Pasar Kemis

















