DUNIA
Tak Ada yang Menang Telak, Bolsonaro dan Lula Masuk Putaran Kedua
AKTUALITAS.ID – Pemilihan Presiden (Pilpres) Brasil 2026 dipastikan berlangsung hingga putaran kedua setelah tidak ada kandidat yang berhasil mengamankan lebih dari 50 persen suara pada pemungutan suara putaran pertama yang digelar Minggu (4/10/2026).
Hasil sementara yang hampir mencapai 100 persen penghitungan menunjukkan pertarungan politik terbesar di Amerika Latin kini mengerucut menjadi duel panas antara Senator Flávio Bolsonaro dan petahana Luiz Inácio Lula da Silva.
Pengadilan pemilihan Brasil menyatakan tidak satu pun kandidat berhasil memenuhi ambang mayoritas mutlak yang dibutuhkan untuk menang langsung. Dengan demikian, rakyat Brasil kembali akan menentukan pilihannya pada putaran kedua yang dijadwalkan berlangsung 25 Oktober 2026.
Flávio Bolsonaro, tokoh sayap kanan yang juga putra sulung mantan Presiden Jair Bolsonaro, tampil sebagai peraih suara terbanyak dengan 47,23 persen. Sementara Presiden Lula membuntuti di posisi kedua dengan 44,93 persen suara.
Jarak tipis tersebut membuat putaran kedua diprediksi menjadi salah satu kontestasi politik paling ketat dalam sejarah modern Brasil.
Sejumlah kandidat lainnya gagal menembus persaingan utama. Augusto Cury berada di posisi ketiga dengan 2,90 persen suara, disusul pengusaha Renan Santos yang meraih 2,25 persen dan politikus Ronaldo Caiado dengan 2,19 persen suara.
Pertarungan Lula melawan Flávio Bolsonaro bukan sekadar perebutan kursi presiden. Hasil pemilu ini berpotensi menentukan arah kebijakan luar negeri Brasil dalam beberapa tahun ke depan.
Jika Flávio Bolsonaro berhasil memenangkan putaran kedua, Brasil diperkirakan akan semakin dekat dengan Amerika Serikat dan memperkuat pengaruh Washington di kawasan Amerika Latin.
Sebaliknya, kemenangan Lula akan mempertahankan jalur diplomasi yang lebih independen dengan menjaga jarak dari AS sekaligus mempererat hubungan strategis dengan China.
Siapa pun yang keluar sebagai pemenang akan memimpin negara dengan ekonomi terbesar di Amerika Latin dan populasi lebih dari 214 juta jiwa. Presiden terpilih dijadwalkan mulai menjabat pada 5 Januari 2027.
Kini, perhatian dunia tertuju ke Brasil. Putaran kedua dipastikan menjadi panggung pertarungan ideologi, pengaruh global, dan masa depan salah satu negara paling berpengaruh di belahan bumi selatan. (Mun)
-
OTOTEK05/10/2026 23:00 WIBRahasia Baterai HP Awet Seharian Terbongkar
-
OASE06/10/2026 05:00 WIBSurat Pendek Ini Ternyata Setara Sepertiga Al-Qur’an
-
JABODETABEK06/10/2026 05:30 WIBBMKG Ramal Jakarta Basah pada Selasa
-
NASIONAL06/10/2026 06:00 WIBPeserta Marathon Gendong Anak, Olivia Tommy Dorong Stroller
-
POLITIK06/10/2026 07:00 WIBSuhadi: MK Tak Punya Wewenang Pecat Gibran
-
NUSANTARA06/10/2026 09:30 WIBAnak Krakatau dan Gunung Ibu Meletus Beruntun Semalam
-
POLITIK06/10/2026 10:30 WIBMalam Ini MK Putus Nasib Gugatan Gibran
-
JABODETABEK06/10/2026 06:30 WIBCatat! SIM Keliling Jakarta Beroperasi Mulai Pagi Hari
















