Connect with us

DUNIA

Israel Diklaim Siap Hantam Iran Sebelum Pemilu

Aktualitas.id -

Ilustrasi foto: aktualitas.id -ai

AKTUALITAS.ID – Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah muncul laporan bahwa Israel dan Amerika Serikat tengah membuka kemungkinan melancarkan serangan baru terhadap Iran sebelum pemilu Israel yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober mendatang.

Laporan yang disiarkan Channel 12 Israel menyebutkan adanya pembicaraan intensif antara pejabat militer Israel dan Amerika Serikat terkait skenario dimulainya kembali operasi militer terhadap Iran dalam beberapa pekan ke depan.

Informasi tersebut memunculkan spekulasi baru karena bertolak belakang dengan pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang sebelumnya menyatakan bahwa serangan besar terhadap Iran baru akan dipertimbangkan setelah pemilu sela AS pada 3 November.

Menurut laporan tersebut, Kepala Staf Militer Israel, Eyal Zamir, disebut telah melakukan komunikasi dengan sejumlah pejabat Amerika Serikat yang tidak disebutkan identitasnya. Dalam pembicaraan itu, Zamir dikabarkan mengingatkan bahwa setiap serangan terhadap Iran berpotensi memicu konsekuensi serius terhadap stabilitas keamanan Israel.

BACA JUGA  Houthi Paksa Kapal di Laut Merah Putar Balik

Salah satu kekhawatiran terbesar yang disampaikan adalah kemungkinan Iran melancarkan serangan balasan dalam bentuk hujan rudal ke wilayah Israel apabila kembali menjadi sasaran operasi militer Amerika Serikat maupun Israel.

Skenario tersebut dinilai dapat mengganggu jalannya pemilu nasional Israel, bahkan berpotensi memaksa penundaan pelaksanaannya apabila situasi keamanan memburuk secara drastis.

Channel 12 juga melaporkan bahwa Zamir menerima paparan mengenai persiapan militer Amerika Serikat untuk menghadapi kemungkinan dimulainya kembali konflik dengan Iran dalam kurun waktu sekitar tiga minggu ke depan.

Meski demikian, laporan itu tidak menjelaskan secara rinci apakah komunikasi antara pejabat Israel dan Amerika Serikat dilakukan secara langsung atau melalui saluran komunikasi lainnya.

BACA JUGA  IHSG Amblas di Awal Pekan, Investor Asing Waspada Konflik Timur Tengah

Di sisi lain, militer Israel memilih tidak memberikan komentar terkait laporan mengenai pembicaraan tersebut.

Laporan yang sama menyebut Pentagon telah menginstruksikan Komando Pusat Amerika Serikat untuk menyelesaikan berbagai persiapan yang diperlukan apabila keputusan politik untuk melanjutkan operasi militer terhadap Iran akhirnya diambil.

Namun hingga saat ini, belum ada tanggal pasti mengenai kemungkinan dimulainya serangan tersebut.

Seorang pejabat Amerika Serikat yang dikutip media Israel menyebut Presiden Donald Trump masih mempertimbangkan berbagai opsi yang tersedia. Meski opsi serangan sebelum pemilu Israel disebut berada di atas meja, keputusan final belum ditetapkan.

Menurut pejabat tersebut, keputusan terkait langkah berikutnya terhadap Iran kemungkinan dapat diambil dalam waktu antara tujuh hingga sepuluh hari ke depan.

BACA JUGA  Qatar: Kami Tak Pernah dan Tak Akan Serang Iran

Perkembangan ini kembali menempatkan Timur Tengah dalam sorotan dunia. Jika opsi militer benar-benar dipilih, kawasan itu berpotensi menghadapi eskalasi baru yang tidak hanya berdampak pada hubungan Iran, Israel, dan Amerika Serikat, tetapi juga dapat memengaruhi stabilitas politik dan keamanan regional menjelang agenda penting pemilu Israel akhir Oktober. (Mun)

TRENDING