EKBIS
Rupiah Melemah Tipis di Awal Perdagangan Selasa
AKTUALITAS.ID – Rupiah kembali bergerak melemah tipis pada perdagangan Selasa (11/2/2025). Pada pembukaan pasar pagi ini, dolar AS dibuka menguat sedikit ke level Rp 16.350, meningkat sekitar 0,06% dibandingkan dengan penutupan sebelumnya yang berada di Rp 16.340 per dolar AS.
Meskipun terjadi kenaikan tipis pada dolar, rupiah masih tertekan oleh berbagai faktor global dan domestik. Sebagian besar mata uang di Asia juga menunjukkan pergerakan yang variatif, namun dengan kecenderungan melemah.
Ini disebabkan oleh pengaruh ketegangan global, seperti isu-isu perdagangan dan kebijakan moneter internasional, yang membuat investor cenderung lebih berhati-hati.
Kondisi ini mempengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah, yang belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan signifikan dalam jangka pendek. Selain itu, sentimen global yang masih dipengaruhi oleh kebijakan suku bunga AS dan dinamika perdagangan internasional turut memberikan tekanan terhadap mata uang lokal.
Namun, beberapa analisis memprediksi bahwa meskipun rupiah mengalami pelemahan, pergerakan dolar AS dalam beberapa pekan mendatang akan tergantung pada perkembangan ekonomi AS dan pengumuman kebijakan dari bank sentral AS.
Sebagian besar investor juga akan mencermati perkembangan inflasi dan laporan ekonomi AS yang dapat mempengaruhi keputusan kebijakan suku bunga The Fed. (Mun/Ari Wibowo)
-
NASIONAL30/04/2026 10:00 WIBJumhur: Mitigasi Kebakaran Hutan Harus Lebih Serius
-
NASIONAL30/04/2026 06:00 WIBKemlu: Tak Ada Korban Jiwa Kecelakaan Bus Haji
-
FOTO30/04/2026 19:02 WIBFOTO: KKP Perkenalkan Aplikasi Rekrutmen Awak Kapal
-
NUSANTARA30/04/2026 08:30 WIBKejari Tetapkan Eks Ketua DPRD Gorontalo Tersangka Korupsi
-
OASE30/04/2026 05:00 WIBAyat-Ayat Al-Qur’an Tentang Haji yang Wajib Diketahui
-
DUNIA30/04/2026 12:00 WIBPanas Mencekik! India Dilanda Suhu Ekstrem Hingga 46,9°C
-
JABODETABEK30/04/2026 05:00 WIBBMKG: Cuaca Jakarta 30 April Didominasi Hujan Ringan
-
JABODETABEK30/04/2026 06:30 WIBJangan Lupa! SIM Keliling Jakarta 30 April

















