EKBIS
Rupiah Ogah Bergerak, Cuma Sedikit Malas di Awal Pekan
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) membuka pekan ini dengan langkah pelan pada Senin, (17/3/2025). Hingga pukul 09.20 WIB, rupiah tercatat berada di level Rp16.351 per USD, hanya melemah tipis 1 poin atau 0,01 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang ada di Rp16.352 per USD. Data dari Yahoo Finance juga menunjukkan penurunan yang serupa, di mana rupiah berada di Rp16.349 per USD.
Menurut analis pasar uang Ibrahim Assuaibi, rupiah hari ini diprediksi akan bergerak fluktuatif namun cenderung melemah, dengan kisaran Rp16.340 hingga Rp16.400 per USD. Pergerakan ini dipengaruhi oleh kebijakan tarif tinggi yang dikeluarkan oleh Presiden AS, Donald Trump, yang mengancam akan mengenakan tarif 200 persen pada minuman beralkohol Eropa, yang berpotensi membuat pasar semakin tidak stabil.
Selain itu, data ekonomi AS yang menunjukkan inflasi lebih rendah dari yang diperkirakan turut berperan dalam ekspektasi pelonggaran suku bunga Federal Reserve, yang bisa mempengaruhi pergerakan nilai tukar global.
Kondisi ekonomi domestik Indonesia pun menunjukkan tantangan, dengan rasio tabungan masyarakat yang turun ke level terendah sejak 2021. Ini memperburuk daya beli dan menambah ketidakpastian ekonomi, sementara institusi keuangan asing, seperti OCBC, menurunkan proyeksi pertumbuhan PDB Indonesia untuk kuartal pertama 2025 menjadi 4,8 persen, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya. (Mun/Ari Wibowo)
-
NASIONAL17/06/2026 14:00 WIBKonferensi Pers BEM Fakultas Bersatu Berujung Gelombang Bantahan
-
NASIONAL17/06/2026 17:35 WIBPaparkan Green Policing di Dies Natalis STIK Polri, Kapolda Riau Sebut Polisi Penjaga Peradaban
-
EKBIS17/06/2026 18:00 WIBMenkop Minta Mahasiswa Tak Pesimis terhadap Program Kopdes Merah Putih
-
JABODETABEK17/06/2026 18:30 WIBJakarta Gandeng Singapura, Fokus Investasi dan Transportasi Publik
-
JABODETABEK17/06/2026 15:30 WIBPolisi Gagalkan Tawuran yang Diduga Akan Live di Instagram
-
NASIONAL17/06/2026 16:15 WIBKasus Kuota Haji Rp622 Miliar, Bendahara PBNU Diperiksa KPK
-
NASIONAL17/06/2026 17:10 WIBDPR Dukung Refocusing Penerima MBG, Prioritaskan Ibu Hamil, Menyusui dan Balita
-
OTOTEK17/06/2026 20:00 WIBDari Brusky 125 hingga MX King Pramac, Ini Kendaraan Baru di PRJ 2026