EKBIS
Awal Pekan Penuh Gejolak, IHSG Kembali Terperosok ke Zona Merah
AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini kembali mengalami penurunan tajam, terjebak di zona merah setelah sempat berusaha merangkak naik. Pada perdagangan Senin pagi (24/3/2025), IHSG rontok hingga 105,29 poin atau setara dengan 1,70 persen, bergerak ke posisi 6.151 setelah sebelumnya sempat dibuka di level 6.242.
IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 6.269 dan terendah di 6.148, sebelum akhirnya terjerembab ke posisi yang lebih rendah. Total volume saham yang diperdagangkan tercatat mencapai 2,909 miliar saham senilai Rp3,216 triliun. Tercatat ada 106 saham yang bergerak menguat, sementara 397 saham melemah, dan 143 saham lainnya stagnan.
Kapitalisasi pasar pagi ini tercatat sebesar Rp10,625 triliun dengan frekuensi transaksi mencapai 252.971 kali.
IHSG Berpotensi Melemah Lebih Lanjut
Tim analis dari Samuel Sekuritas Indonesia memprediksi bahwa IHSG berpotensi terus melemah sepanjang hari ini. Pelemahan ini dipengaruhi oleh penurunan sebagian besar komoditas dan pasar saham regional.
“Bursa Asia dibuka stagnan pagi ini. Indeks Korea Selatan Kospi melemah -0,37 persen, sementara indeks Jepang Nikkei menguat tipis +0,14 persen,” ujar tim analis Samuel Sekuritas. Pasar saham Indonesia tampaknya terimbas sentimen negatif dari bursa regional yang belum stabil.
Dengan kondisi ini, investor perlu waspada terhadap fluktuasi IHSG yang diperkirakan akan terus bergejolak di sepanjang hari. (Mun/Yan Kusuma)
-
FOTO30/04/2026 19:02 WIBFOTO: KKP Perkenalkan Aplikasi Rekrutmen Awak Kapal
-
NASIONAL30/04/2026 10:00 WIBJumhur: Mitigasi Kebakaran Hutan Harus Lebih Serius
-
NUSANTARA30/04/2026 08:30 WIBKejari Tetapkan Eks Ketua DPRD Gorontalo Tersangka Korupsi
-
OTOTEK30/04/2026 13:30 WIBPeneliti: Suara Gempa Langit Bukan dari Bumi
-
DUNIA30/04/2026 12:00 WIBPanas Mencekik! India Dilanda Suhu Ekstrem Hingga 46,9°C
-
DUNIA30/04/2026 08:00 WIBDemokrat Siap Hadang Trump Soal Perang Iran
-
POLITIK30/04/2026 11:00 WIBTotok Ingin Bawaslu Jadi ‘Rumah Demokrasi’ untuk Rakyat
-
NASIONAL30/04/2026 14:00 WIBEddy Soeparno: Krisis Iklim Setara Ancaman Global Besar

















