EKBIS
Harga Emas di Pegadaian Turun Dua Hari Berturut-turut, Ada yang Anjlok Rp32.000/gram
AKTUALITAS.ID – Harga emas di Pegadaian kembali mengalami penurunan signifikan pada Minggu (8/6/2025), menyusul tren penurunan dua hari berturut-turut. Ketiga produk emas populer Antam, UBS, dan Galeri24 tercatat kompak mengalami koreksi harga yang cukup dalam.
Harga emas Antam turun Rp26.000 per gram, menyusut dari Rp1.984.000 menjadi Rp1.958.000. Penurunan ini melengkapi penurunan hari sebelumnya sebesar Rp9.000. Emas Galeri24 juga turun Rp18.000 ke level Rp1.891.000 per gram.
Yang paling mencolok adalah harga emas UBS yang mengalami anjlok Rp32.000 per gram, dari Rp1.934.000 menjadi Rp1.902.000, menunjukkan koreksi harga terbesar di antara ketiganya.
Emas Antam dan Galeri24 tersedia dalam berbagai ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram, sedangkan UBS menawarkan produk mulai dari 0,5 gram hingga 500 gram, memberikan banyak pilihan bagi investor dan kolektor.
Penurunan harga emas ini memberikan sinyal pasar yang lebih berhati-hati dan bisa menjadi peluang menarik bagi para pembeli emas yang ingin memanfaatkan harga sedang turun.
Berikut beberapa harga terbaru per gram untuk tiga produk emas unggulan di Pegadaian:
Antam 1 gram: Rp1.958.000
UBS 1 gram: Rp1.902.000
Galeri24 1 gram: Rp1.891.000
Para investor disarankan terus memantau perkembangan harga emas, mengingat volatilitas pasar logam mulia yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir. (Yan Kusuma/Mun)
-
POLITIK06/07/2026 07:00 WIBBocor! Isu ‘Lantai Empat’ DPR Diduga Atur Serangan ke PDIP
-
NASIONAL06/07/2026 17:15 WIBAHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK
-
POLITIK06/07/2026 10:00 WIBPDIP Sebut PSI Tak Perlu Ditakuti Meski Jokowi Ikut Safari
-
POLITIK06/07/2026 13:00 WIBBRIN Khawatir Persiapan Pemilu 2029 Terganggu Jika RUU Molor
-
JABODETABEK06/07/2026 05:30 WIBBMKG:Tiga Wilayah Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
-
NUSANTARA06/07/2026 16:30 WIBKonser Amal dengan Wali Band, Herman Deru Ajak Warga Peduli Palestina
-
POLITIK06/07/2026 09:00 WIBPPP: Jangan Kunci Demokrasi dengan PT 7 Persen
-
POLITIK06/07/2026 11:00 WIBPKS: Politik Mahal dan Ruang Gelap Jadi Pemicu Korupsi