EKBIS
Nilai Tukar Rupiah Turun 0,04% di Tengah Ketidakpastian Global
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (30/10/2025) pagi. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah spot berada di level Rp 16.624 per dolar AS, turun 7 poin atau 0,04% pada pukul 09.30 WIB.
Penguatan dolar AS dipicu oleh pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell yang menyampaikan pandangan berhati-hati terkait arah kebijakan moneter ke depan. Powell menegaskan bahwa perpecahan pandangan di internal The Fed serta keterbatasan data ekonomi membuat peluang pemangkasan suku bunga lanjutan tahun ini menjadi kecil.
Pernyataan tersebut mendorong dolar menguat secara luas, menekan sejumlah mata uang utama dunia, termasuk yen Jepang yang kini mendekati level terendah delapan bulan menjelang keputusan suku bunga Bank of Japan (BOJ). Tekanan terhadap rupiah diperkirakan masih berlanjut dalam jangka pendek, seiring ketidakpastian global yang meningkat dan prospek dolar AS yang masih kuat.
Hari ini diperkirakan menjadi hari yang sibuk bagi pasar global, seiring dua agenda penting, yakni pengumuman kebijakan BOJ dan pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping. Pergerakan nilai tukar rupiah akan terus dipantau untuk mengetahui dampak dari perkembangan global ini. (Firmansyah/Mun)
-
POLITIK01/07/2026 11:30 WIBPDIP Minta BGN Bongkar Keterlibatan Kader dalam Program MBG
-
OTOTEK01/07/2026 11:00 WIBPersaingan Makin Gila, Influencer Terancam Kehilangan Cuan Besar
-
JABODETABEK01/07/2026 06:30 WIBHUT Bhayangkara ke-80, SIM Keliling Hadir di 5 Titik Jakarta
-
EKBIS01/07/2026 07:16 WIBKabar Gembira! Pertamax Turbo Kini Lebih Murah
-
NASIONAL01/07/2026 10:00 WIBWaka MPR: Sangat Tepat Langkah Prabowo Selamatkan Industri Nasional
-
NASIONAL01/07/2026 13:00 WIBNama Mufli Viral, Daftar Komisaris Krakatau Posco Menghilang dari Situs Resmi
-
NASIONAL01/07/2026 14:00 WIBJejak Panjang Polri! Dari Pasukan Gajah Mada hingga Penjaga NKRI
-
NUSANTARA30/06/2026 23:30 WIBHerman Deru Tinjau Dermaga Kelapa Musi II, Ekspor Kelapa Sumsel Tembus Tiga Negara