EKBIS
Mentan Respons Cepat Laporan Pupuk Subsidi Terlambat
AKTUALITAS.ID – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman merespons cepat laporan keterlambatan distribusi pupuk subsidi yang disampaikan wartawan usai Rapat Koordinasi Terbatas Penetapan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Tahun 2026 di Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Senin (29/12/2025).
Saat menjawab pertanyaan terkait ketersediaan pupuk tahun 2026, Mentan Amran menegaskan stok pupuk nasional dalam kondisi aman. Pemerintah telah menyiapkan alokasi sekitar 9,5 juta ton, disertai penurunan harga pupuk hingga 20 persen setelah revitalisasi pabrik pupuk nasional.
Situasi doorstop berubah ketika wartawan melaporkan adanya keluhan keterlambatan distribusi pupuk subsidi di wilayah Dramaga, Kabupaten Bogor. Mendengar laporan tersebut, Mentan Amran langsung meminta jajarannya mencatat lokasi dan distributor yang diduga bermasalah.
“Tunjuk tempatnya mana, aku cabut izinnya,” kata Mentan Amran.
Ia meminta identitas distributor dan wilayah penyaluran diperjelas agar penindakan dilakukan secara tepat.
“Ambil catatan. Ini izinnya dicabut. Sebut desa apa, distributornya siapa. Lengkap, supaya bisa kita tindak,” ujarnya di hadapan wartawan.
Mentan Amran menegaskan keterlambatan pupuk subsidi merugikan petani dan tidak bisa ditoleransi, terutama saat pemerintah berupaya menjaga produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional.
“Kasihan petani kalau pupuk terlambat. Kalau ada yang main-main, kita tindak tegas,” tegas Mentan.
Ia juga memastikan pengawasan distribusi pupuk subsidi terus diperketat. Setiap laporan dari lapangan, termasuk melalui kanal Lapor Pak Amran dan informasi dari media massa, akan dijadikan dasar penindakan cepat.
Melalui kanal pengaduan Lapor Pak Amran di nomor 0823-1110-9390, Kementerian Pertanian telah menindak ratusan pengecer dan distributor yang menjual pupuk subsidi tidak sesuai ketentuan harga maupun distribusi.
Langkah ini menegaskan komitmen Kementerian Pertanian memastikan pupuk subsidi tersedia tepat waktu dan tepat sasaran demi menjaga produksi pertanian nasional. (Yan Kusuma)
-
RIAU03/09/2026 17:00 WIBSatresnarkoba Polres dan Polsek Bengkalis Telusuri Sabu dari Homestay, 15 Paket Ditemukan Pemasok Masih Diburu
-
NASIONAL02/09/2026 21:28 WIBGus Ipul Sayangkan Cak Imin Kaitkan NU dengan PMII dan HMI
-
EKBIS02/09/2026 20:30 WIBBeras Premium Langka, Mendag Minta Bulog Perkuat Pasokan ke Ritel
-
NUSANTARA02/09/2026 21:00 WIBGus Hilmy Dorong Orang Tua Anak Disabilitas Menulis untuk Lawan Stigma
-
POLITIK03/09/2026 16:00 WIBNasib Gibran Tersisa 7 Hari, Denny Bersiap Tempuh Jalur MK
-
EKBIS02/09/2026 22:00 WIBEkspor CPO dan Produk Turunannya Naik 5,49 Persen hingga Juli 2026
-
NASIONAL03/09/2026 19:00 WIBKemenkop Bantah Anggaran Rp103 Miliar Khusus untuk Podcast
-
NUSANTARA03/09/2026 14:29 WIBKejari Lubuklinggau Musnahkan Barang Bukti Inkrah, Ganja hingga Sajam