Berita
Cegah Virus Corona, Kementan Perketat Impor Buah Hingga Sayuran dari China
AKTUALITAS.ID – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta setiap petugas karantina pertanian melakukan mitigasi pada produk-produk pertanian yang berasal dari China. Hal ini pun berlaku pada beberapa komoditas pertanian negara lainnya yang terjangkit atau ditemukannya penyebaran Virus Corona. Dia menegaskan, langkah ini dilakukan menyusul adanya tingkat kekhawatiran dunia pada wabah Virus Corona dan dinyatakan sesuatu […]
AKTUALITAS.ID – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta setiap petugas karantina pertanian melakukan mitigasi pada produk-produk pertanian yang berasal dari China. Hal ini pun berlaku pada beberapa komoditas pertanian negara lainnya yang terjangkit atau ditemukannya penyebaran Virus Corona.
Dia menegaskan, langkah ini dilakukan menyusul adanya tingkat kekhawatiran dunia pada wabah Virus Corona dan dinyatakan sesuatu yang berbahaya.
“Makanya kita tidak boleh lengah atau kecolongan yang mana saya instruksikan sekarang kepada petugas untuk melakukan tiga langkah utama pencegahan penyebaran Virus Corona melalui media buah, sayuran atau hewan,” katanya di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin, (3/22020).
Dia menjabarkan, pertama, Kementerian Pertanian melalui seluruh unit kerja diinstruksikan untuk melakukan pengawasan dan tindakan karantina terhadap lalu lintas media pembawa yang berisiko tinggi. Khususnya sebagai penular Virus Corona berupa anjing, kucing, rodentia, kelelawar dan unggas.
Kedua, memberikan desinfeksi terhadap hewan dan peralatan yang menyertai seperti kandang, dengan menggunakan disinfektan berbahan aktif.
“Setelah diberikan disinfektan, kita juga melakukan monitoring dengan mengambil sampel swab mukosa saluran pernafasan untuk dilakukan uji laboratorium yang memiliki kompetensi uji Corona Virus,” ujarnya.
Menurutnya, bila nantinya ditemukan unggas atau tanaman yang membawa virus tersebut, maka para petugas akan langsung melakukan pemusnahan dengan cara dibakar.
“Kalau ditemukan yang membawa virus tentu akan langsung dibakar. Dan tentunya, rangkaian ini tetap dalam SOP yang berlaku, begitu pun dengan petugas yang harus menggunakan alat pelindung diri sesuai standar WHO,” ungkapnya.
-
NUSANTARA22/06/2026 04:30 WIBDiancam TPP Seret Guru dan Siswa Dipaksa Dukung MBG
-
RAGAM22/06/2026 15:30 WIBAlasan Mawar Merah Jadi Identitas Gerakan Sosialis
-
NASIONAL22/06/2026 10:00 WIBDPR Setuju Motor Listrik BGN Dihibahkan ke Guru Honorer
-
DUNIA22/06/2026 09:45 WIBAncaman Trump Picu Iran Walk Out
-
OASE22/06/2026 05:00 WIBSurat At Taubah Dari Azab ke Rahmat Allah SWT
-
NASIONAL22/06/2026 09:00 WIBSaid Desak Pemerintah Ringankan Cukai Rokok Kecil
-
POLITIK22/06/2026 18:00 WIBMeski Gaet Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Jadi Partai Gurem
-
RAGAM22/06/2026 18:30 WIBIni 5 Rekomendasi Sepatu Nike Terjangkau untuk Lari