EKBIS
Saham AS Terjun di Tengah Ketidakpastian Kepemimpinan The Fed
AKTUALITAS.ID – Regions Financial mencatat penurunan 2,63 persen setelah bank tersebut merilis panduan yang mengecewakan dan melaporkan hasil kuartalan yang melenceng dari perkiraan analis.
Saham-saham Amerika Serikat (AS) ditutup sedikit melemah pada Jumat kemarin, seiring pasar bergulat dengan meningkatnya volatilitas di pasar obligasi serta kembali munculnya ketidakpastian mengenai masa depan kepemimpinan Federal Reserve (The Fed).
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 83,11 poin, atau 0,17 persen, menjadi 49.359,33. S&P 500 melemah 4,46 poin, atau 0,06 persen, ke angka 6.940,01, sementara Nasdaq Composite Index turun 14,63 poin, atau 0,06 persen, menjadi 23.515,39.
Sebelas sektor utama S&P 500 menunjukkan kinerja beragam. Sektor real estat dan industri mencatat kinerja terbaik dengan kenaikan masing-masing 1,2 persen dan 0,65 persen. Sementara itu, sektor layanan kesehatan dan komunikasi melaporkan penurunan terbesar, masing-masing turun 0,84 persen dan 0,72 persen.
Tekanan pasar intraday meningkat setelah Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan bahwa Direktur Dewan Ekonomi Nasional Kevin Hassett, yang sebelumnya dipandang sebagai kandidat kuat pimpinan The Fed, kemungkinan akan tetap memegang posisinya saat ini alih-alih menggantikan Jerome Powell.
Potensi pergeseran jadwal penggantian kepemimpinan yang sebelumnya diperkirakan tersebut memicu pelemahan pada tiga indeks utama.
Pengumuman itu juga berdampak terhadap pasar obligasi. Imbal hasil (yield) untuk obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun yang menjadi acuan naik menjadi 4,23 persen, tertinggi sejak awal September, mencerminkan kekhawatiran investor terhadap independensi bank sentral serta implikasi dari data inflasi campuran baru-baru ini.
Terlepas dari volatilitas, sejumlah analis pasar melihat adanya ketahanan fundamental dengan taraf tertentu. Analis dari ING menyatakan bahwa kekhawatiran akan perubahan radikal dalam kebijakan The Fed sejauh ini belum terwujud, seraya menambahkan bahwa bahkan para gubernur yang ditunjuk Trump belum mendorong pemangkasan suku bunga secara agresif.
Investor juga mencermati proses hukum yang melibatkan Gubernur The Fed Lisa Cook, yang dijadwalkan akan dimulai di Mahkamah Agung AS pekan depan.
Dalam berita korporasi, pekan pertama musim pendapatan kuartal keempat bagi bank-bank regional berakhir dengan hasil beragam.
Saham PNC Financial melonjak 3,79 persen berkat biaya konsultasi yang kuat serta aktivitas transaksi yang solid.
(Purnomo/goeh)
-
INFOGRAFIS16/03/2026 10:15 WIBINFOGRAFIS: Hattrick KPK di Jawa Tengah
-
NUSANTARA16/03/2026 08:30 WIBBMKG Prediksi Hujan di Sejumlah Wilayah Saat Awal Mudik
-
EKBIS16/03/2026 09:30 WIBIHSG 16 Maret 2026 Jatuh ke 6.951
-
OASE16/03/2026 05:00 WIBSurah Al-Qadr Jelaskan Keistimewaan Malam Kemuliaan
-
POLITIK16/03/2026 10:00 WIBPuan Maharani: Pembahasan RUU Pemilu Tidak Perlu Tergesa-gesa
-
EKBIS16/03/2026 10:33 WIBNilai Tukar Rupiah Tertekan di Awal Pekan
-
POLITIK16/03/2026 14:00 WIBKetua Bawaslu Dorong Integritas Demokrasi Lewat Pengawasan Pemilu
-
DUNIA16/03/2026 12:00 WIBIRGC Klaim Akan Bunuh Netanyahu Jika Masih Hidup

















