Ekstra
Dua Tahun Prabowo-Gibran, NasDem Ingatkan Pemerintah Jangan Tuli
AKTUALITAS.ID- Partai NasDem memberikan catatan penting pada dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. NasDem meminta pemerintah lebih terbuka dalam mendengarkan aspirasi masyarakat serta mampu menerjemahkan berbagai masukan menjadi program yang benar-benar menjawab kebutuhan rakyat.
Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Hermawi Taslim, menilai kemampuan mendengar suara masyarakat akan menjadi salah satu kunci keberhasilan pemerintahan dalam menghadapi tantangan tiga tahun ke depan.
“Pemerintah ke depan harus membuka telinga lebih lebar dan terus bisa mendengar aspirasi dan mengartikulasikannya dalam program. Ke depan pemerintah harus makin aspiratif, tidak bosan-bosannya mendengar keluhan rakyat,” kata Hermawi, Selasa (20/10/2026).
Menurutnya, memimpin negara dengan jumlah penduduk yang besar di era media sosial bukanlah pekerjaan mudah. Pemerintah dituntut mampu merespons berbagai kritik, masukan, hingga harapan masyarakat yang mengalir setiap hari melalui berbagai saluran komunikasi.
Hermawi mengakui perjalanan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran tidak selalu berjalan mulus. Berbagai program strategis telah dijalankan, namun tetap membutuhkan evaluasi dan penyempurnaan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih. Kedua program tersebut dinilai memiliki tujuan yang baik, tetapi pelaksanaannya perlu terus diperbaiki dengan mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak.
“2 tahun perjalanan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tentu bukan perjalanan yang mudah dan lurus, tidak mudah memimpin rakyat yang dua ratusan juta dengan kebebasan era medsos yang hampir tanpa batas,” ujarnya.
Selain menyoroti program prioritas, NasDem juga mengingatkan pentingnya kepemimpinan yang kuat dalam mengawal jalannya pemerintahan. Menurut Hermawi, tantangan ekonomi, sosial, dan politik yang masih dihadapi bangsa membutuhkan keputusan yang cepat dan tegas dari kepala negara.
Karena itu, ia berharap Presiden Prabowo tetap menunjukkan kepemimpinan yang kuat sekaligus cermat dalam menentukan orang-orang yang berada di lingkaran pemerintahan.
“Ke depan, presiden harus tetap kuat dan sehat serta tegas dalam kepemimpinannya, utamanya dalam memilih para pembantunya yang sungguh-sungguh pro kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Pernyataan NasDem tersebut menjadi sinyal bahwa dukungan terhadap pemerintahan tetap dibarengi dengan kritik dan masukan konstruktif. Partai besutan Surya Paloh itu menilai keberhasilan program pemerintah tidak hanya diukur dari realisasi anggaran atau capaian administratif, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Memasuki tahun ketiga pemerintahan Prabowo-Gibran, isu efektivitas program, kualitas pelayanan publik, serta kemampuan pemerintah menyerap aspirasi warga diperkirakan akan menjadi sorotan utama. NasDem berharap pemerintah terus membuka ruang dialog dengan masyarakat agar kebijakan yang lahir benar-benar menjawab kebutuhan rakyat dan memperkuat kesejahteraan nasional. (Bowo/Mun)
-
EKBIS20/10/2026 17:00 WIBEkonom Ingatkan Bahaya Reputasi Indonesia di Mata Investor Global
-
DUNIA20/10/2026 21:00 WIBIran Perketat Ancaman di Selat Hormuz
-
POLITIK20/10/2026 20:00 WIBGolkar Klaim Indonesia Tumbuh Cepat di Era Prabowo-Gibran
-
NASIONAL20/10/2026 17:15 WIBDua Tahun Prabowo-Gibran, Survei ASI Ungkap CKG dan Sekolah Rakyat Jadi Program Favorit
-
POLITIK20/10/2026 09:00 WIBDPR Panggil KPU-Bawaslu soal PKPU
-
EKBIS20/10/2026 19:00 WIBIHSG Ditutup Menguat 5,65 Persen ke Level 5.278
-
JABODETABEK20/10/2026 08:30 WIBTerkuak! Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Diduga Dipicu Bullying
-
NUSANTARA20/10/2026 22:00 WIBAksi Kasar Ajudan Gubernur Kaltim Senggol Demonstran Wanita