NASIONAL
Senator ProDem: Prabowo Hadapi Warisan Kebijakan yang Tak Ringan
AKTUALITAS.ID – Tepat pada 20 Oktober 2026, Pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka genap memasuki usia dua tahun. Dalam kurun waktu tersebut, berbagai capaian diklaim berhasil dicatat pemerintah. Namun di sisi lain, kritik terhadap sejumlah persoalan nasional juga terus bermunculan dan menjadi perhatian publik.
Berbagai kalangan menilai Presiden Prabowo menghadapi tantangan besar akibat persoalan tata kelola pemerintahan yang disebut merupakan akumulasi masalah dari periode sebelumnya. Kondisi tersebut menyebabkan pemerintah saat ini harus melakukan penyesuaian dan rekonstruksi terhadap sejumlah kebijakan strategis yang dianggap belum berjalan optimal.
Sejumlah program berskala besar seperti Proyek Strategis Nasional (PSN), pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), hingga proyek Kereta Cepat WHOOSH masih menjadi bahan perdebatan di tengah masyarakat. Pemerintah dinilai perlu melakukan evaluasi menyeluruh agar kebijakan yang dijalankan benar-benar berdampak bagi kepentingan rakyat.
Selain persoalan pembangunan, dinamika politik juga terus mewarnai perjalanan pemerintahan Prabowo-Gibran. Mulai dari isu restrukturisasi kabinet, tuntutan perbaikan tata kelola pemerintahan, hingga polemik yang menyeret nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi bahan diskusi publik yang belum sepenuhnya mereda.
Di sektor lingkungan, persoalan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang kembali terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan turut menjadi tantangan serius. Kepulan asap yang meluas bahkan mendapat perhatian dari negara-negara tetangga dan memicu tuntutan agar pemerintah bertindak lebih tegas terhadap pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab.
Situasi tersebut membuat penilaian masyarakat terhadap pemerintahan Prabowo terbelah. Sebagian pihak menilai berbagai persoalan yang muncul merupakan dampak dari warisan masalah yang telah berlangsung bertahun-tahun sehingga membutuhkan waktu untuk diperbaiki. Sementara kelompok lainnya menuntut pemerintah bergerak lebih cepat dalam menyelesaikan berbagai persoalan nasional.
Menurut Senator ProDEM, Wawan Leak, masyarakat perlu memahami bahwa proses pembenahan tata kelola negara tidak dapat dilakukan secara instan. Ia menilai pemerintah saat ini tengah menghadapi tugas berat untuk menata kembali berbagai sektor strategis yang selama ini dinilai bermasalah.
“Berbagai persoalan yang dihadapi bangsa saat ini membutuhkan penyelesaian secara bertahap dan komprehensif. Karena itu, masyarakat perlu melihat persoalan secara utuh agar tidak terjebak dalam opini yang menyesatkan,” ujar Wawan Leak, Selasa (20/10/2026).
Meski berbagai kritik terus bermunculan, harapan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran masih cukup besar. Mayoritas masyarakat menginginkan agenda reformasi tata kelola pemerintahan, penegakan hukum, perlindungan lingkungan, serta peningkatan kesejahteraan rakyat dapat diwujudkan secara nyata pada tahun-tahun mendatang.
Memasuki tahun ketiga pemerintahannya, Prabowo Subianto dituntut tidak hanya menjaga stabilitas nasional, tetapi juga mampu membuktikan bahwa berbagai persoalan besar yang membelit bangsa dapat diselesaikan melalui kebijakan yang berkeadilan dan berpihak kepada rakyat. (Bowo/Mun)
-
RIAU19/10/2026 17:48 WIBPolda Riau Berhasil Lakukan Pengungkapan 47 Kg Sabu di Pekanbaru
-
Berita20/10/2026 07:00 WIBBahlil Bantah Kuota BBM Dipangkas
-
JABODETABEK19/10/2026 19:29 WIBDua Saksi Bank Ungkap Aliran Dana Rp80 Juta dari VL ke Bangun Paulus
-
JABODETABEK20/10/2026 06:30 WIBIni Jadwal SIM Keliling Jakarta 20 Oktober
-
POLITIK19/10/2026 20:00 WIBSugiat Santoso: Jangan Jadikan Putusan MK sebagai Arena Politik
-
NASIONAL19/10/2026 17:00 WIBSurvei PPI: Raja Juli Dinilai Berkinerja Terburuk
-
RAGAM19/10/2026 22:00 WIBSiap-Siap! Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Terjadi 2027
-
NASIONAL19/10/2026 20:00 WIBLPS: Gen Z Awas Jebakan Judol & Pinjol