JABODETABEK
Kualitas Udara Jakarta Masuk Kategori Tidak Sehat pada Kamis Pagi
AKTUALITAS.ID – Jakarta, Kamis pagi (10/10/2024), kembali mencatatkan dirinya sebagai salah satu kota dengan kualitas udara terburuk di dunia. Berdasarkan data dari situs pemantau kualitas udara, IQAir, pada pukul 06.07 WIB, indeks kualitas udara (AQI) Jakarta mencapai angka 156. Angka ini masuk kategori “Tidak Sehat” dengan konsentrasi polusi PM2,5 mencapai 62 mikrogram per meter kubik, yang setara dengan 12,4 kali lipat dari nilai panduan kualitas udara tahunan yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
PM2,5 merupakan partikel halus yang memiliki ukuran lebih kecil dari 2,5 mikrometer, yang dapat masuk ke dalam sistem pernapasan manusia dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan, terutama bagi kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan. Kategori “Tidak Sehat” mencakup dampak buruk bagi manusia, hewan sensitif, dan dapat merusak tumbuhan serta nilai estetika.
Sementara itu, kategori polusi udara dibagi menjadi beberapa tingkat. Pada kategori “Sedang”, PM2,5 berada di rentang 51-100, yang dianggap tidak berdampak langsung pada kesehatan manusia, namun dapat mempengaruhi tumbuhan sensitif. Sedangkan kategori “Baik”, dengan rentang 0-50, tidak memberikan efek negatif bagi kesehatan atau lingkungan.
Di atas Jakarta, terdapat kota-kota lain yang mencatatkan kualitas udara lebih buruk, yaitu Kinshasa di Kongo (AQI 221), Baghdad di Irak (AQI 205), Hanoi di Vietnam (AQI 203), Lahore di Pakistan (AQI 179), dan Delhi di India (AQI 158).
Untuk mengatasi masalah ini, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta telah meluncurkan platform pemantau kualitas udara yang terintegrasi di 31 titik Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) di seluruh wilayah metropolitan. Platform ini bertujuan untuk memberikan data real-time tentang kondisi kualitas udara, serta menyempurnakan sistem pemantauan yang sudah ada agar sesuai dengan standar nasional.
Platform ini juga bekerja sama dengan lembaga-lembaga terkait seperti Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), World Resources Institute (WRI) Indonesia, serta Vital Strategis untuk memberikan gambaran yang lebih akurat tentang situasi polusi udara di Jakarta.
Dengan kondisi udara yang semakin mengkhawatirkan, upaya serius diperlukan untuk menurunkan tingkat polusi di Jakarta, baik melalui kebijakan lingkungan maupun partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kualitas udara yang lebih baik. (NAUFAL/RAFI)
-
NASIONAL01/08/2026 07:00 WIBKPK Buka Babak Baru Kasus Korupsi DJKA Medan
-
POLITIK01/08/2026 06:00 WIBJPPR Desak KPU RI Lepas Rekrutmen KPUD
-
OASE01/08/2026 05:00 WIBPesan Tegas Al-Qur’an untuk yang Sering Menyalahkan Keadaan
-
NASIONAL01/08/2026 11:00 WIBIsu Nuklir Disinggung, Siaran Prabowo Mendadak Berhenti
-
JABODETABEK01/08/2026 06:30 WIB5 Titik SIM Keliling Jakarta Resmi Dibuka
-
NASIONAL01/08/2026 10:00 WIBKPK: Pemanggilan Raja Juli Tergantung Bukti
-
EKBIS01/08/2026 07:30 WIBPertamax Resmi Turun Mulai Hari Ini
-
JABODETABEK01/08/2026 09:30 WIBPramono Perintahkan Pagar Tinggi Mal Dibongkar