JABODETABEK
Banjir Terparah Sejak 2013, Ratusan Warga Cengkareng Barat Mengungsi
AKTUALITAS.ID – Banjir besar kembali melanda permukiman warga di RT 12 RW 10, Cengkareng Barat, Jakarta Barat. Hingga hari ini, ketinggian air masih mencapai dada orang dewasa, memaksa ratusan warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Ketua RT 12, Adelia, mengungkapkan bahwa dari sekitar 500 keluarga yang terdampak, sebanyak 300 keluarga harus meninggalkan rumah mereka. “Ini banjir terparah sejak 2013. Warga terpaksa mengungsi karena kondisi sudah tidak memungkinkan untuk bertahan di rumah,” ujarnya.
Untuk mengatasi banjir, pihak Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat telah mengerahkan mesin penyedot air sejak pukul 10.00 WIB. Salah satu petugas SDA menyatakan bahwa penyedotan akan berlangsung hingga pukul 21.00 WIB atau sampai air mulai surut.
Sementara itu, warga yang masih bertahan di lokasi banjir harus menghadapi risiko kesehatan, seperti infeksi kulit dan diare akibat air yang tercemar. Pemerintah daerah bersama tim kesehatan telah dikerahkan untuk memberikan bantuan dan memastikan kondisi warga tetap terjaga.
Banjir ini menjadi pengingat bahwa upaya pencegahan dan perbaikan sistem drainase harus terus dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. (YAN KUSUMA/RIHADIN)
-
RIAU03/10/2026 13:49 WIBKapolri Rotasi Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan Dipercaya Jadi Kabaharkam Polri
-
NASIONAL03/10/2026 15:00 WIBKuliah Umum di Akpol, Irjen Herry Heryawan: Pemimpin Polri Harus Mampu Membaca Perubahan
-
NUSANTARA03/10/2026 22:00 WIBAnak Durhaka! Ibu Kandung Tewas Dihabisi Pakai Kayu di Halaman Rumah
-
NASIONAL03/10/2026 11:00 WIBMori Hanafi Minta Kemampuan Basarnas Terus Diperkuat Hadapi Operasi Ekstrem
-
POLITIK03/10/2026 11:45 WIBBawaslu Sebut Dapil Problematik Perlu Ditata Ulang Jelang Pemilu 2029
-
POLITIK03/10/2026 16:00 WIBBahlil Pastikan Ada PAW Usai Bamsoet Masuk Wantimpres
-
NASIONAL03/10/2026 13:00 WIBRUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Rampung 8 Oktober
-
DUNIA03/10/2026 12:00 WIBTrump Keluarkan Ancaman Keras ke Iran

















