JABODETABEK
12 SPPG Siap Beroperasi Lagi, BGN Pastikan Tak Ulangi Kesalahan Lama
AKTUALITAS.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan 12 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sempat ditutup karena melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP) kini siap beroperasi kembali.
Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, seluruh SPPG tersebut sudah menjalani evaluasi menyeluruh dan melakukan berbagai perbaikan.
“Ada 12 SPPG yang sudah siap jalan lagi setelah evaluasi tuntas. Lokasinya tersebar di beberapa daerah,” ujar Dadan di Jakarta, Senin (27/10/2025).
Menurutnya, perbaikan dilakukan agar pelayanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan lebih baik dan aman bagi masyarakat. BGN juga sudah menyiapkan SOP baru sebagai panduan pelaksanaan program tersebut.
“Bila ada mitra yang melanggar lagi, langsung kami evaluasi dan hentikan sementara operasionalnya sampai hasil investigasi keluar,” tegas Dadan.
Ia menambahkan, durasi penghentian bisa berlangsung antara dua minggu hingga dua bulan, tergantung beratnya pelanggaran.
Dadan menargetkan nol kasus pelanggaran dalam pelaksanaan Program MBG dengan sejumlah inovasi hasil evaluasi di lapangan.
Beberapa langkah perbaikan yang diterapkan antara lain:
- Mengurangi jumlah penerima manfaat per SPPG, agar kualitas makanan lebih terjaga.
- Mewajibkan juru masak bersertifikat di setiap SPPG untuk memastikan efisiensi dan kebersihan.
- Menyediakan alat uji cepat (rapid test) untuk bahan baku makanan, guna mencegah keracunan dari bahan yang tidak layak.
- Menggunakan alat sterilisasi “food tray” bersuhu 120 derajat yang mampu mengeringkan wadah makanan dalam 3 menit.
- Menggunakan air bersertifikat atau air isi ulang terverifikasi, sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan.
Selain itu, BGN juga rutin menggelar pelatihan dan bimbingan teknis (bimtek) untuk seluruh kepala SPPG.
“Untuk yang baru, pelatihannya fokus pada peningkatan kualitas. Sedangkan yang lama, untuk penyegaran dan kewaspadaan,” tutur Dadan.
Dengan langkah ini, BGN berharap program Makan Bergizi Gratis bisa berjalan lebih aman, higienis, dan tepat sasaran. (YAN KUSUMA/DIN)
-
EKBIS25/05/2026 09:30 WIBIHSG Dibuka Sempat Menguat Lalu Berbalik Melemah
-
EKBIS25/05/2026 10:30 WIBRupiah Jadi Satu-Satunya Mata Uang Asia yang Melemah
-
NASIONAL25/05/2026 15:31 WIBNamanya Kerap Disebut di Kasus Korupsi, Jokowi Belum Pernah Diperiksa Penegak Hukum
-
OPINI25/05/2026 17:29 WIBSengkon dan Karta Jadi Pengingat Bagi Para Penegak Hukum
-
NUSANTARA25/05/2026 14:30 WIBBromo Lockdown Wisata 4 Hari untuk Ritual Yadnya Kasada
-
NASIONAL25/05/2026 19:15 WIBKemnaker Bentuk Tim Khusus Tangani Konflik Buruh PT Epson
-
PAPUA TENGAH25/05/2026 17:00 WIBRawan Pemerkosaan, Polisi Larang Warga Masuk Kawasan Kali Wania Mimika
-
EKBIS25/05/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Hari Ini Melesat Saat Pasar Global Bergejolak