Connect with us

JABODETABEK

Pemadatan Kurang Optimal yang Sebabkan Jalan Amblas di Jakarta Timur

Aktualitas.id -

Ilustrasi perbaikan jalan.

AKTUALITAS.ID – Pemerintah Kota Jakarta Timur menduga jalan amblas yang berulang di sejumlah ruas jalan dipicu proses pemadatan material yang kurang optimal, terutama pada bekas galian utilitas setelah pekerjaan selesai dilakukan.

Ketua Subkelompok Bidang Pekerjaan Umum Bagian Pembangunan dan Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Yogi Metropeni, mengatakan temuan tersebut diperoleh setelah monitoring sejumlah titik jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan di wilayah Makasar dan Jatinegara.

“Diduga saat proses perbaikan tidak menggunakan alat berat yang memadai hingga hasil pemadatan dan pengaspalan kurang optimal,” kata Yogi di Jakarta, Senin (8/6/2026).

Pemkot Jakarta Timur saat ini masih mengawasi empat titik jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan meski telah diperbaiki. Lokasi tersebut berada di Jalan Raya Pondok Gede, Jalan Raya TMII Pintu 1, dan Jalan Raya Bekasi Timur.

BACA JUGA  Mulai Minggu 20 Desember, Operasional KRL Hanya Sampai Pukul 22.00 WIB

Menurut Yogi, permukaan jalan yang kembali bergelombang menunjukkan struktur timbunan di bawah aspal belum sepenuhnya stabil sehingga rentan mengalami penurunan saat dilintasi kendaraan berat.

Kepala Satuan Pelaksana Bina Marga Kecamatan Makasar, Dodi Julianto, mengungkapkan salah satu kasus paling menonjol terjadi di Jalan Raya Pondok Gede depan Mess Kartika Patria Denma Mabesad.

“Perbaikan terakhir dilakukan pada 2 Juni 2026 menggunakan material aspal hotmix dan cold mix. Hasil evaluasi sementara menunjukkan kerusakan kemungkinan berasal dari bekas galian pipa yang tidak dipadatkan secara sempurna,” ujar Dodi.

Ia menambahkan kerusakan di lokasi tersebut sempat mencapai kedalaman sekitar 50 sentimeter dengan ukuran sekitar 3 meter x 1,5 meter sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan.

TRENDING