JABODETABEK
Pencemaran Udara Diduga dari Pabrik B3 di Curug Tangerang Keluhkan Warga
AKTUALITAS.ID – Warga Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, mengeluhkan pencemaran udara yang diduga berasal dari aktivitas pabrik peleburan timah milik perusahaan NFU. Asap pekat yang keluar dari pabrik tersebut disebut telah mengganggu kesehatan dan kenyamanan warga sekitar.
Keluhan warga muncul karena aktivitas pabrik pengelola limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) itu berlangsung selama 24 jam tanpa henti. Dampaknya, warga mengaku sering mengalami pusing, mual, hingga sesak napas akibat bau menyengat seperti belerang.
“Baunya seperti belerang, bikin pusing, banyak yang kena infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), anak-anak juga banyak yang sakit,” ujar Ahmad (40), warga Desa Kadu, Minggu (7/6/2026).
Selain gangguan kesehatan, warga juga mengeluhkan dampak lain berupa pencemaran air. Mereka menyebut air di sekitar pemukiman kini mengeluarkan bau logam yang diduga berasal dari aktivitas peleburan timah tersebut.
“Air warga juga jadi bau besi akibat pabrik ini,” tambahnya.
Warga menyebutkan, pencemaran ini bukan terjadi dalam waktu singkat. Aktivitas pabrik diduga telah berlangsung selama sekitar 23 tahun sejak awal 2000-an, dengan kegiatan pengolahan limbah baterai dan aki yang menghasilkan bahan baku industri.
Menurut warga, dampak polusi ini tidak hanya dirasakan di sekitar lokasi pabrik, tetapi juga menyebar hingga radius beberapa kilometer. Bau menyengat bahkan disebut masih tercium hingga jarak 5 kilometer saat angin bertiup kencang.
“Radiusnya bisa sampai 5 kilometer, kalau angin kencang masih tetap terasa,” kata warga lainnya.
Warga dari tiga wilayah Rukun Warga (RW 01, 02, dan 03) mengaku sudah lama menanggung dampak pencemaran tersebut. Mereka menyebut kondisi ini telah berulang kali dilaporkan, namun belum ada tindakan tegas dari pihak berwenang.
“Sudah dilaporkan, tapi sampai sekarang belum ada tindakan. Kami hanya berharap pemerintah bisa turun tangan,” ujar Ahmad.
Masyarakat berharap pemerintah Kabupaten Tangerang segera melakukan investigasi dan mengambil langkah tegas terhadap dugaan pencemaran lingkungan yang telah berlangsung lama tersebut, demi melindungi kesehatan warga sekitar. (Kusuma/Mun)
-
NASIONAL08/09/2026 10:00 WIBPrabowo Buka Wacana Gabungkan Badan Geologi dan BMKG
-
JABODETABEK08/09/2026 05:30 WIBCuaca Jakarta 8 September Full Cerah
-
EKBIS08/09/2026 09:30 WIBIHSG Terbang 40 Poin ke 6.659
-
NASIONAL08/09/2026 11:15 WIBKemensos Tahan Bansos 1.400 KPM Terindikasi Judi Online
-
PAPUA TENGAH07/09/2026 23:00 WIBPasar Paniai Dilalap Api, 11 Warga Termasuk Anak-anak Tewas
-
EKBIS08/09/2026 11:45 WIBEmas Antam Merosot Rp10 Ribu Hari Ini
-
EKBIS08/09/2026 10:30 WIBRupiah Melemah Tipis ke Rp17.645/USD
-
NASIONAL08/09/2026 06:00 WIBErna Sari Dewi Bongkar Pentingnya Mitigasi di Tengah Sebaran Abu Krakatau