JABODETABEK
Polisi Bantah Gerebek Markas GMNI Jaksel
AKTUALITAS.ID – Polemik aksi unjuk rasa mahasiswa di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, terus bergulir. Kepolisian membantah tudingan telah melakukan penggerebekan terhadap Sekretariat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Selatan usai pembubaran demonstrasi yang sempat memicu kemacetan.
Kepala Bagian Operasional Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Tribuana Roseno, menegaskan tidak pernah ada operasi penggerebekan seperti yang dituduhkan sejumlah pihak. Menurutnya, aparat datang ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat mengenai aksi demonstrasi yang menutup jalan dan disertai pembakaran ban.
Polisi menyebut situasi lalu lintas di kawasan Pancoran menuju Pasar Minggu saat itu mengalami kemacetan cukup panjang. Setelah tiba di lokasi, petugas menemukan massa melakukan aksi di badan jalan sehingga dilakukan upaya penertiban, termasuk memadamkan ban yang terbakar menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Roseno mengatakan situasi sempat memanas ketika aparat memberikan imbauan kepada peserta aksi. Polisi mengklaim terdapat anggota yang sempat terdorong saat proses penertiban berlangsung.
Usai pembubaran, aparat kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi, termasuk memasuki area Sekretariat GMNI Jakarta Selatan. Menurut kepolisian, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap kemungkinan adanya pihak lain atau penyusup yang dapat memperkeruh situasi. Polisi menegaskan tindakan tersebut bukan penggerebekan.
Di sisi lain, GMNI Jakarta Selatan memiliki pandangan berbeda. Sekretaris GMNI Jakarta Selatan, Ahmad Sahlul Mafakhir Kaffa atau Gus Fakhier, menilai tindakan aparat merupakan bentuk penggerebekan yang dinilai tidak manusiawi serta berpotensi menciptakan preseden buruk bagi hubungan antara aparat penegak hukum dan organisasi kemahasiswaan.
GMNI menegaskan tidak menolak penegakan hukum, namun meminta setiap tindakan aparat dilakukan secara profesional, proporsional, menghormati prosedur hukum, serta tidak menimbulkan intimidasi terhadap organisasi mahasiswa.
Peristiwa ini bermula dari aksi demonstrasi mahasiswa di depan SPBU Pancoran arah Pasar Minggu pada Jumat malam (12/6/2026). Massa melakukan orasi di badan jalan sambil membakar ban dan mengibarkan bendera organisasi, sehingga arus lalu lintas di kawasan tersebut sempat mengalami perlambatan.
Kapolsek Pancoran memastikan situasi telah kembali kondusif setelah massa membubarkan diri dan arus kendaraan kembali normal.
Perbedaan keterangan antara kepolisian dan pihak GMNI mengenai rangkaian peristiwa tersebut kini menjadi sorotan publik. Hingga saat ini belum ada informasi mengenai proses hukum lanjutan terkait tudingan penggerebekan tersebut, sementara kedua belah pihak tetap mempertahankan versi masing-masing atas insiden yang terjadi di Pancoran. (Kusuma/Mun)
-
NASIONAL05/08/2026 11:00 WIBWaspadai Potensi Kericuhan, Aksi 50 Ribu Buruh Ditunda
-
OTOTEK05/08/2026 13:30 WIBWhatsApp Kena Gelombang Suspend, Begini Cara Selamatkan Akun
-
POLITIK05/08/2026 10:00 WIBPegiat Pemilu Minta MK Rombak Aturan Sengketa Pilpres
-
JABODETABEK05/08/2026 15:30 WIBPrajurit TNI Diduga Aniaya Eks Polisi Hingga Tewas
-
EKBIS05/08/2026 09:30 WIBIHSG Dibuka Menguat ke 6.338
-
JABODETABEK05/08/2026 16:30 WIBBMKG Ungkap Alasan Jakarta Tiba-Tiba Diguyur Hujan
-
EKBIS05/08/2026 10:30 WIBRupiah Hajar Dolar AS di Awal Sesi
-
NUSANTARA05/08/2026 07:30 WIBDua Pendaki Hilang Misterius di Gunung Piramid Bondowoso