NASIONAL
Mantan Anggota Komnas HAM: Isu HAM Tak Pernah Muncul Saat Prabowo Duet dengan Megawati
Isu HAM selalu muncul saat Prabowo maju di Pilpres.
AKTUALITAS.ID – Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Siane Indriani, menyatakan isu pelanggaran HAM yang dituduhkan kepada calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat kerusuhan 98 silam sengaja diciptakan oleh lawan politiknya. Siane menjelaskan, isu HAM hanya muncul pada Pilpres 2014 dan Pilpres 2019 saja.
“Pada saat 2009 ketika Pak Prabowo berdampingan dengan Ibu Mega, ini tidak pernah muncul. Tidak muncul namanya tuduhan atau mungkin ya sindiran-sindiran kepada Pak Prabowo,” kata Siane usai nonton bareng debat capres 2014 di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta Selatan, Sabtu (12/1/2019).
Mantan Anggota Komnas HAM periode 2012-2017 ini curiga, isu HAM muncul hanya untuk menyerang Ketua Umum Partai Gerindra tersebut. Oleh karena itu, untuk debat nanti, Prabowo-Sandi menurutnya hanya perlu menajamkan kembali yang sudah Prabowo lakukan pada debat Pilpres 2014.
Dia meyakini, debat Pilpres 2019 sama persis dengan debat Pilpres 2014. Prabowo hanya perlu mengulang saja yang disampaikan lima tahun lalu. Sehingga tidak akan menjadi beban saat debat yang digelar pada 17 Januari 2019.
“Tadi ada tema yang disebut tema HAM tapi tidak masuk, kali ini secara eksplisit tema HAM menjadi pilihan yang paling penting dan kedua terorisme. Jadi ini sepertinya ada semacam penajaman dari debat dibandingkan debat tahun 2014,” bebernya.
Siane menambahkan, jika dilihat dari tahun ke tahun isu HAM itu selalu ditujukan kepada Prabowo. Jadi bisa dipastikan, lawan politik Prabowo memang sengaja mengada-ada isu tersebut, untuk mengalihkan isu sesungguhnya capres petahana yang tidak bisa menepati janji kampanyenya.
“Sehingga itu hanya muncul sebetulnya ketika menjelang Pilpres,” imbuhnya.
-
NASIONAL16/07/2026 21:00 WIBAkhir Juli, Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Pajak JHT dan Outsourcing
-
EKBIS16/07/2026 20:00 WIBDari Aset Jiwasraya ke IPO COIN, Ekonom Pertanyakan Tata Kelola dan Transparansi Pemilik Manfaat
-
EKBIS16/07/2026 23:35 WIBIndodax Langgar Aturan OJK dan Bappebti, Polri: Bisa di Pidana
-
RIAU17/07/2026 13:30 WIB15 Ribu Hektare Lahan di Riau Hangus Dilalap Api
-
OTOTEK16/07/2026 22:00 WIBGIIAS 2026 Jadi Arena Mobil Listrik Baru,
-
JABODETABEK16/07/2026 20:30 WIBPramono Anung Cari Skema Non APBD untuk Bangun Kembali JPO Tendean
-
JABODETABEK17/07/2026 07:30 WIBJakarta Siaga, 4.132 Personel Amankan Gelombang Aksi Mahasiswa
-
NASIONAL16/07/2026 20:30 WIBKPK Berwenang Ambil Alih Kasus Febrie, Saut: Tinggal Keberanian Pimpinan