NASIONAL
Amnesty Internasional Minta Kepolisian Hentikan Kasus Robertus Robert
AKTUALITAS.ID – Amnesty International Indonesia menyoroti kasus ujaran kebencian yang menjerat Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sekaligus aktivis HAM, Robertus Robert. Lembaga HAM yang bermarkas di London, Inggris, itu mendesak kepolisian untuk menghentikan kasus Robert. Melalui Direktur Eksekutifnya, Amnesty International Indonesia menyebut penangkapan Robertus Robet sebagai bentuk pelanggaran hak asasi manusia (HAM). “Kepolisian harus menghentikan […]
AKTUALITAS.ID – Amnesty International Indonesia menyoroti kasus ujaran kebencian yang menjerat Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sekaligus aktivis HAM, Robertus Robert. Lembaga HAM yang bermarkas di London, Inggris, itu mendesak kepolisian untuk menghentikan kasus Robert.
Melalui Direktur Eksekutifnya, Amnesty International Indonesia menyebut penangkapan Robertus Robet sebagai bentuk pelanggaran hak asasi manusia (HAM).
“Kepolisian harus menghentikan penyidikan kasus Robet karena apa yang dilakukannnya hanyalah menggunakan haknya sebagai warga negara untuk menyuarakan kritik secara damai,” ujar Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid, melalui keterangan tertulis yang diterima wartawan, Kamis (7/3/2019).
Lebih lanjut, Usman mengungkapkan, penangkapan Robertus Robet merupakan penanda belum tuntasnya reformasi di tubuh militer dan sekali lagi mendorong polisi untuk bertindak sebagai alat untuk merepresi kebebasan berpendapat.
“Yang seharusnya dilakukan oleh polisi adalah melindungi Robet yang telah menggunakan haknya untuk menyatakan pendapat secara damai dalam mengkritik TNI bukan menangkap dan menetapkannya sebagai tersangka.” imbuhnya.
Untuk diketahui, Robertus Robet dijerat terkait ujaran kebencian dengan tuduhan pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45a ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan / Pasal 14 ayat 2 juncto Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan / atau Pasal 207 Kitab Undang-undang Hukum Pidana.
-
POLITIK13/07/2026 17:17 WIBPengamat Mendukung Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi
-
POLITIK13/07/2026 16:23 WIBSatu Tahun Putusan MK, 30 Wamen Masih Betah di Kursi Komisaris BUMN
-
NUSANTARA13/07/2026 16:46 WIBLaporan Penipuan Ketua DPRD Prabumulih Berujung Damai, Pelapor Sebut Salah Paham
-
NASIONAL13/07/2026 19:30 WIBPrabowo Diminta Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke KPK
-
NASIONAL13/07/2026 15:00 WIBKasus Febrie Adriansyah Jangan Berhenti Hanya di Tersangka
-
RAGAM13/07/2026 19:00 WIBEuforia Koplove Fest Volume 4, Bejo Jahe Merah Manjakan Pengunjung dengan Berbagai Fasilitas
-
NASIONAL13/07/2026 17:00 WIBKasus Febrie Harus Independen dan Jangan Ada Intervensi Politik
-
DUNIA13/07/2026 17:45 WIBAkibat Panas 41 Derajat, Prancis Matikan Reaktor Nuklir

















