NASIONAL
Pengamat Sarankan Wapres Gibran Berkantor di IKN untuk Percepat Pembangunan
AKTUALITAS.ID – Penempatan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Ibu Kota Nusantara (IKN) dianggap penting untuk menjamin keberlanjutan pembangunan dan pemindahan ibu kota negara. Pengamat politik dari Civic Transformation (Citra) Institute, Efriza, menilai langkah ini akan lebih efektif dibandingkan jika wapres ditempatkan di Papua.
Dalam pernyataan yang disampaikan pada Selasa (29/7/2025), Efriza menjelaskan pemindahan kantor wakil presiden ke IKN akan memberikan dampak strategis dan fungsional dalam memastikan keberlanjutan agenda nasional, sejalan dengan visi misi Presiden Prabowo Subianto. “Kehadiran wakil presiden di IKN akan memperkuat legitimasi dan simbol bahwa pemerintah serius dalam melakukan transisi pusat kekuasaan,” ujarnya.
Efriza menambahkan pemindahan wapres ke IKN juga dapat mempercepat aktivasi kelembagaan dan infrastruktur pemerintahan di wilayah tersebut. Hal ini diharapkan dapat menunjukkan fungsi kenegaraan mulai berjalan secara efektif dari Kalimantan, serta mendorong percepatan pembangunan IKN yang selama ini terhambat oleh masalah pendanaan.
“Jika wapres berkantor di IKN, maka ia menjadi bagian dari strategi akselerasi pemindahan pusat pemerintahan dan mempercepat fungsionalisasi IKN sebagai ibu kota baru. Ini juga bermakna simbolik ide pemindahan ibu kota masih dijalankan oleh pemerintah,” kata Efriza.
Dengan penempatan wakil presiden di IKN, diharapkan dapat menciptakan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta meningkatkan efektivitas kerja dalam rangka mewujudkan IKN sebagai pusat pemerintahan yang modern dan efisien. (Ari Wibowo/Mun)
-
NUSANTARA15/08/2026 18:30 WIBGempa M 6,4 Simalungun Bikin Warga Medan Hingga Aceh Berhamburan Keluar Rumah
-
NASIONAL15/08/2026 19:00 WIBKemhan Beri Restu Logonya Dipasang di Kapal Haji Isam
-
NASIONAL15/08/2026 17:00 WIBEddy Soeparno Desak MBG Dibersihkan dari Masalah
-
DUNIA15/08/2026 18:00 WIBTrump Bantah Awak USS Lincoln Stres
-
RIAU15/08/2026 21:15 WIBAbrasi Ancam 1.700 Hektare Kebun Kelapa Masyarakat, Kuala Selat Jadi Titik Pamungkas Ekspedisi Merah Putih
-
DUNIA15/08/2026 21:00 WIBIran: Hormuz Tak Bisa Direbut Lewat Cuitan
-
NASIONAL15/08/2026 20:00 WIBHeboh Diiming-imingi Rp 16 Juta, Gaji Manajer Kopdes Ternyata Jauh dari Janji
-
NUSANTARA15/08/2026 22:00 WIBPejabat Inspektorat Aceh Ditangkap Dugaan Gay

















