NASIONAL
Eddy Soeparno: Saatnya Anak Muda Pimpin Revolusi Energi Terbarukan
AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, melanjutkan program “MPR Goes to Campus” dengan mengunjungi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Medan. Dalam kesempatan tersebut, Eddy menekankan urgensi ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global yang penuh gejolak, sekaligus mengajak peran serta aktif dari institusi pendidikan tinggi.
Kehadiran Eddy Soeparno di UMSU disambut langsung oleh Rektor UMSU Medan, Prof. Agussani, beserta jajaran wakil rektor dan dekan. UMSU sendiri diketahui akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Muktamar Muhammadiyah pada tahun 2027 mendatang.
Menurut Eddy, salah satu upaya krusial dalam mewujudkan ketahanan energi adalah melalui percepatan elektrifikasi dan transisi menuju sumber energi terbarukan. “Di antara upaya mewujudkan ketahanan energi itu adalah mempercepat elektrifikasi dan transisi energi untuk mengurangi secara signifikan ketergantungan kita terhadap impor energi seperti minyak mentah dan LPG,” ungkap Eddy dalam keterangannya, Jumat (3/4/2026).
Merespons hal tersebut, Eddy Soeparno secara khusus mengajak seluruh civitas academica, khususnya dari kampus-kampus, untuk memberikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah Presiden RI Prabowo Subianto dalam mengakselerasi transisi energi terbarukan. Inisiatif tersebut mencakup program ambisius untuk mencapai 100 gigawatt (GW) energi surya, elektrifikasi sektor transportasi, serta pengembangan bioenergi.
Doktor Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) itu menegaskan bahwa komitmen Presiden Prabowo ini membutuhkan dukungan dari semua pihak, tidak hanya dari parlemen tetapi juga dari lingkungan akademis. “Sebagai respons atas situasi geopolitik saat ini, komitmen Presiden Prabowo rasanya perlu didukung semua pihak baik dukungan politik di parlemen maupun dukungan dari civitas academica dalam hal ini universitas,” kata Eddy.
Bentuk dukungan konkret yang diharapkan dari kampus antara lain adalah dengan mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil dan siap kerja untuk mengisi kebutuhan di sektor industri hijau pengembangan energi terbarukan. “Upaya mempercepat transisi energi ini nantinya tentu akan membuka lapangan kerja green jobs baru yang membutuhkan tenaga kerja formal yang terampil,” jelasnya.
Eddy menekankan pentingnya keselarasan antara kebutuhan industri dan kurikulum kampus. “Lapangan pekerjaan ini harus diisi oleh anak-anak bangsa sendiri yang siap dan terampil dalam industri hijau. Karena itu dibutuhkan link and match antara kebutuhan di lapangan dan kurikulum yang dipelajari di kampus,” lanjutnya.
Selain itu, Eddy Soeparno juga berharap kampus dapat berkontribusi melalui pengembangan riset-riset inovatif di bidang energi terbarukan. Hasil riset ini diharapkan dapat menjadi masukan ilmiah bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang tepat untuk mempercepat transisi energi.
“Kenapa saya menginisiasi program MPR Goes to Campus ini karena saya meyakini harus ada jembatan antara riset-riset kampus sebagai basis ilmiah kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah,” pungkas Eddy. Ia berharap, upaya percepatan transisi energi ini pada akhirnya dapat mendorong industrialisasi, meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri, dan secara signifikan menyerap tenaga kerja formal dan terampil dari generasi bangsa sendiri. (Bowo/Mun)
-
RAGAM09/05/2026 20:30 WIBShakira Bocorkan Lagu Resmi Piala Dunia 2026
-
OTOTEK09/05/2026 20:00 WIBIkuti Balap di Ajang Formula 1, Jadi Pertimbangan BYD
-
RIAU10/05/2026 10:15 WIBRiau Bhayangkara Run 2026 Dipastikan Kembali Digelar, Polda Riau Siapkan Event Lari Terbesar di Sumatera
-
PAPUA TENGAH10/05/2026 00:31 WIBGadai Laptop Demi Lima Bungkus Sopi, Seorang Pria di Mimika Ditangkap Polisi
-
NUSANTARA09/05/2026 21:00 WIBTNI Respons Cepat Aksi Penembakan OPM Terhadap Warga Sipil di Camp Wini Kalikuluk MP 69, Tembagapura
-
NASIONAL10/05/2026 11:00 WIBAmien Rais Dinilai Siap Tanggung Semua Risiko
-
OLAHRAGA09/05/2026 22:30 WIBPendanaan Pelatnas Diatur Ulang Kemenpora Bersama Kemenkeu
-
RAGAM10/05/2026 00:01 WIBPentingnya Aturan Pembatasan Masa Pakai Galon Guna Ulang

















