NASIONAL
Sahroni: Blackout Sumatera Harus Diusut Sampai Tuntas
AKTUALITAS.ID – Pemadaman listrik massal atau blackout yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra pada 22 Mei lalu terus menuai sorotan politik nasional. Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta aparat penegak hukum turun tangan untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap insiden tersebut.
Sahroni menilai pemadaman yang terjadi secara luas telah menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat, baik dari sisi aktivitas ekonomi maupun layanan publik.
“Saya mendorong Polri, PLN, bersama pihak terkait untuk segera menginvestigasi total akar masalah dari pemadaman di Sumatra ini,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Rabu (27/5).
Ia menegaskan bahwa publik membutuhkan penjelasan yang transparan untuk menghindari spekulasi liar yang berkembang di masyarakat.
Menurutnya, berbagai dugaan yang beredar di media sosial perlu segera diluruskan dengan data dan temuan resmi di lapangan.
“Biar tidak gaduh tanpa kejelasan,” tambahnya.
Pernyataan DPR tersebut muncul di tengah penjelasan resmi aparat kepolisian yang sebelumnya telah melakukan investigasi bersama PT PLN (Persero).
Bareskrim Polri menegaskan bahwa hasil pemeriksaan awal tidak menemukan indikasi sabotase atau unsur kesengajaan dalam insiden blackout tersebut.
Gangguan listrik disebut bermula dari sistem transmisi SUTET 275 kV jalur Muara Bungo–Sungai Rumbai di wilayah Jambi yang mengalami gangguan akibat cuaca buruk.
Wakabareskrim Polri Irjen Pol Nunung Syaifudin menjelaskan bahwa tim gabungan telah melakukan pemeriksaan langsung di lokasi tower transmisi di Desa Tempino, Kabupaten Muaro Jambi.
“Berdasarkan hasil identifikasi awal, gangguan diduga dipicu cuaca buruk yang menyebabkan sistem keluar dari interkoneksi,” ujarnya.
Gangguan tersebut kemudian memicu efek berantai pada sistem kelistrikan Sumatra, hingga menyebabkan pemadaman di sejumlah provinsi seperti Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, dan sebagian Sumatra Selatan.
PLN menyebut kondisi tersebut memicu ketidakstabilan sistem hingga terjadi power swing yang berujung pada blackout massal.
Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PT PLN (Persero) PT PLN (Persero), Edwin Nugraha Putra, menjelaskan bahwa sistem kelistrikan Sumatra sempat terpecah akibat gangguan tersebut sebelum akhirnya dilakukan pemulihan bertahap.
Meski demikian, DPR tetap menilai perlu adanya investigasi lanjutan yang lebih komprehensif, terutama untuk memastikan tidak ada faktor lain di luar aspek teknis yang berkontribusi terhadap kejadian tersebut.
Hingga kini, perdebatan mengenai penyebab blackout Sumatra masih menjadi perhatian publik, seiring meningkatnya tuntutan transparansi dan akuntabilitas dari berbagai pihak. (Firman/Mun)
-
FOTO26/08/2026 20:45 WIBFOTO: Bank Mandiri Aktifkan Kembali Rekening Botok Pati
-
OASE26/08/2026 05:00 WIBQS Al-Maidah & Al-Jumu’ah Tegaskan Seruan Adzan
-
NUSANTARA26/08/2026 08:30 WIBKabut Asap Tebal, Jalinsum Lampung Nyaris Lumpuh
-
RIAU26/08/2026 11:45 WIBPolda Riau Kirim 60 Ton Bantuan ke NTT
-
POLITIK26/08/2026 07:00 WIBProjo Panik Klarifikasi Video Pemilu 2029
-
JABODETABEK26/08/2026 06:30 WIBSIM Keliling Jakarta Kembali Buka Rabu
-
JABODETABEK26/08/2026 05:30 WIBBMKG Ramal Jakarta Tembus 34°C
-
DUNIA26/08/2026 08:00 WIBGeger! Anggota AL AS Saling Tembak di Kapal Induk