NASIONAL
Bupati Sukoharjo dan 8 Lainnya Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK
AKTUALITAS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa sembilan orang ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan pasca-operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah, pada Kamis (9/7/2026). Salah satu pihak yang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK ialah Bupati Sukoharjo, Etik Suryani.
Operasi senyap tersebut mengamankan total 18 orang dari sejumlah lokasi di Solo Raya. Sebelum diterbangkan ke ibu kota, seluruh pihak yang terjaring menjalani pemeriksaan awal di Polresta Surakarta.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan proses pemindahan para pihak dilakukan secara bertahap. Kloter pertama yang tiba di Gedung Merah Putih KPK terdiri atas empat orang, termasuk Bupati Sukoharjo.
“Dari 18 orang tersebut hari ini rencana dibawa 9 orang di antaranya. Kloter pertama tadi sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK sejumlah 4 orang, salah satunya adalah Bupati Sukoharjo, dan 3 orang lainnya merupakan ASN di wilayah Kabupaten Sukoharjo,” ujar Budi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (10/7/2026).
Menurut juru bicara lembaga antirasuah itu, empat orang yang lebih dahulu tiba di Jakarta terdiri atas Etik Suryani dan tiga aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. Seluruhnya menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK untuk mendalami perkara yang sedang ditangani.
Sementara itu, lima orang lainnya dijadwalkan tiba dalam kloter kedua. Mereka terdiri atas tiga ASN Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dan dua pihak dari unsur swasta.
“Pihak-pihak tersebut di antaranya diamankan di wilayah Wonogiri, Solo, dan juga Sukoharjo,” kata Budi Prasetyo.
Hingga saat ini, KPK belum mengumumkan status hukum para pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan tersebut. Penyidik masih melakukan pemeriksaan guna mengumpulkan keterangan dan alat bukti sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.
Dalam perkara ini, KPK menduga Bupati Sukoharjo Etik Suryani terlibat dalam dugaan pemerasan terhadap sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. Dugaan tersebut masih didalami melalui pemeriksaan terhadap para pihak yang diamankan.
Selain memeriksa Etik Suryani, penyidik juga meminta keterangan dari aparatur sipil negara dan pihak swasta yang ikut diamankan dalam OTT di sejumlah wilayah Solo Raya. Pemeriksaan dilakukan untuk mengurai konstruksi perkara serta peran masing-masing pihak.
KPK menyatakan proses pemeriksaan masih berlangsung di Gedung Merah Putih KPK. Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar bagi penyidik untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan di Solo Raya.
Sesuai prosedur penanganan perkara tindak pidana korupsi, KPK memiliki waktu untuk melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diamankan sebelum menyampaikan perkembangan perkara secara resmi kepada publik. Hingga Jumat (10/7/2026), lembaga antirasuah masih melanjutkan pemeriksaan intensif terhadap sembilan orang yang dibawa ke Jakarta.
-
FOTO09/07/2026 23:00 WIBFOTO: FGD Bawaslu Bahas Fungsi Pengawasan Pemilu
-
NASIONAL09/07/2026 21:00 WIBRekam Jejak Febrie Adriansyah, dari Jaksa Sungai Penuh hingga Pimpin Jampidsus
-
NASIONAL10/07/2026 00:00 WIBBupati Sukoharjo Diduga Kena OTT
-
FOTO10/07/2026 13:45 WIBFOTO: Eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono Ditahan KPK Terkait Gratifikasi
-
EKBIS09/07/2026 22:30 WIBPemerintah Luncurkan SRUK, Pasar Karbon RI Dibuka untuk Investor Asing dengan Potensi Dana Puluhan Miliar Dolar
-
NASIONAL09/07/2026 21:30 WIBKementerian Kebudayaan Mulai Program Film Kepahlawanan, Fokus Angkat Sejarah 1945–1950
-
RIAU09/07/2026 22:00 WIBMahasiswa UNRI Edukasi Diabetes, Warga Teluk Pambang Diajak Manfaatkan TOGA
-
PAPUA TENGAH09/07/2026 19:30 WIBTemukan Pelanggaran, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite di SPBU Mimika SP2