Connect with us

NASIONAL

Sosok Susanah yang Dipanggil di Pidato Negara Ternyata Bukan Buruh Pengupas Bawang

Aktualitas.id -

AKUTALITAS.ID – Gelombang kebingungan publik menyeruak usai Presiden Prabowo Subianto memanggil seorang perempuan bernama Susanah dalam Pidato Kenegaraan. Sosok penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) yang disorot sebagai simbol rakyat kecil tersebut justru memicu polemik akibat kesimpangsiuran data resmi.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo memperkenalkan Susanah sebagai buruh harian asal Kabupaten Bogor yang mengupas bawang demi menyambung hidup.

“Hari ini hadir bersama kita Ibu Susanah, dari Kabupaten Bogor. Ia bekerja sebagai buruh harian, mengupas bawang dengan upah Rp 700 ribu per kilogram,” tutur Presiden Prabowo di hadapan para pejabat negara.

Sontak saja, klaim nominal upah “Rp 700 ribu per kilogram” untuk pekerjaan mengupas bawang memantik sorotan tajam publik karena dinilai sangat tidak masuk akal bagi skala buruh harian. Diduga kuat, sang Presiden keliru menyebutkan angka nominal tersebut, meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Istana.

BACA JUGA  PKS: Pertumbuhan Ekonomi Jangan Hanya Bagus di Angka, Rakyat Harus Merasakan

Tak berhenti di situ, kejanggalan makin menebal saat data latar belakang Susanah dicocokkan. Dalam dokumen resmi daftar 8 Persona Terpilih yang dibagikan saat acara, Susanah dicatat berasal dari Kota Bogor, bukan Kabupaten Bogor seperti yang diucapkan Presiden.

Versi lain yang diterbitkan dalam portal resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI justru menyajikan latar belakang yang berbanding terbalik. Komdigi mencatat Susanah (38) sebagai ibu tiga anak asal Cileungsi, Kabupaten Bogor, berijazah SD, yang saban pagi bekerja sebagai penjahit kain majun atau lap pembersih percara.

Perbedaan mencolok antara ucapan Presiden, dokumen resmi persona, dan rilis Komdigi ini pun viral di media sosial. Publik kini mempertanyakan keakuratan dan verifikasi data tim protokol Istana sebelum menyodorkan profil warga ke hadapan Presiden. (Kusumah/Mun)

BACA JUGA  Denny JA: Jika Berhasil, Prabowo akan Dikenang sebagai Bapak Kemandirian Bangsa

TRENDING