Connect with us

NASIONAL

Eddy Soeparno: RUU Migas Dorong Energi Berkelanjutan

Aktualitas.id -

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno, dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Pemerintah dan DPR RI terus mengejar penyelesaian Rancangan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas) baru. Tak sekadar mengatur produksi energi, regulasi ini dipastikan mengusung agenda besar: memperkuat teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) demi menekan emisi karbon nasional secara drastis.

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menegaskan bahwa aspek keberlanjutan (sustainability) bakal jadi fondasi utama RUU Migas. Langkah ini diambil agar target ketahanan energi nasional bisa berjalan beriringan dengan komitmen dekarbonisasi.

“UU Migas ke depannya menekankan tentang keberlanjutan, yang merupakan salah satu fitur kita untuk mengembangkan perekonomian ke depan,” ujar Eddy usai International and Indonesia CCS Forum 2026 di Jakarta, Rabu (26/8/2026)

BACA JUGA  MPR RI Dukung Pengembangan CCS untuk Mencapai NZE 2060

Selama ini, pengembangan teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon di Indonesia masih membentur kendala kepastian hukum. Lewat RUU Migas, teknologi CCS dan CCUS (Carbon Capture, Utilization, and Storage) akan diintegrasikan langsung pada kegiatan hulu migas, termasuk memanfaatkan reservoir atau sumur tua yang sudah kosong sebagai lokasi injeksi emisi $CO_2$.

Selain CCS, RUU ini juga merombak total penataan sektor hulu dan hilir migas yang dinilai sudah tertinggal dibanding dinamika industri saat ini. DPR menargetkan pembahasan RUU Migas rampung dalam waktu dekat.

“Seluruh fraksi di Komisi XII DPR RI menghendaki ini diselesaikan secepat-cepatnya. Syukur-syukur sebelum akhir tahun ini,” pungkas Eddy. (Mun)

TRENDING