Connect with us

NASIONAL

Hotspot Karhutla Sumatra Turun Drastis

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Angin segar berembus dari penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Sumatra. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan penurunan drastis jumlah titik panas (hotspot) di tiga provinsi rawan, yakni Sumatera Selatan, Riau, dan Jambi.

Berdasarkan data SiPongi Kementerian Kehutanan per Rabu (26/8/2026), penurunan paling signifikan terjadi di Sumatera Selatan. Wilayah ini mencatatkan pengurangan 263 titik, meski masih menduduki angka 1.175 hotspot. Daerah seperti Ogan Komering Ilir dan Palembang kini menjadi fokus utama pemadaman serta pendinginan lanjutan.

Kondisi serupa terjadi di Riau. Angka hotspot anjlok sebanyak 157 titik hingga kini menyisakan 68 titik. Kendati demikian, api dan asap masih terpantau menyelimuti sejumlah lahan gambut kritis di Kampar, Pelalawan, hingga Pekanbaru. Sementara itu di Jambi, titik panas menyusut 92 titik dan kini tersisa 42 titik yang tersebar di Muaro Jambi, Sarolangun, Tanjung Jabung Barat, dan Batanghari.

BACA JUGA  Data Terkini BNPB 26 Desember 2025: 1.137 Tewas dan 457 Ribu Warga Sumatera Mengungsi

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menegaskan bahwa penurunan ini merupakan hasil dari operasi penanganan yang masif di lapangan.

“Kita berharap senantiasa titik hotspot yang ada di Sumatra maupun Kalimantan untuk turun secara signifikan dan bahkan apinya menjadi normal,” ungkap Berton dalam konferensi pers virtual, Kamis (27/8/2026).

Keberhasilan menekan angka titik panas ini tak lepas dari gempuran strategi darat dan udara yang dikerahkan pemerintah. Salah satu langkah krusial yang terus dipacu adalah Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang difokuskan di wilayah Sumatera Selatan dan Riau guna memicu hujan buatan di titik-titik rawan api. (Irawan/Mun)

TRENDING