NASIONAL
Ijeck: Sekolah Rakyat Prabowo Siap Ubah Nasib Anak-Anak Serdang Bedagai
AKTUALITAS.ID – Langkah nyata pengentasan kemiskinan ekstrem melalui jalur pendidikan terus digenjot. Anggota Komisi V DPR RI, Musa Rajekshah (Ijeck), turun langsung meninjau progres Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, untuk memastikan proyek strategis ini tepat sasaran dan bebas dari kendala operasional.
Pengawasan ketat ini dilakukan demi menjamin program prioritas Presiden Prabowo Subianto benar-benar menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat kelas bawah, bukan sekadar simbolis di atas kertas.
“Kami akan terus mengawal agar pelaksanaannya berjalan sesuai perencanaan dan memberikan dampak nyata bagi pendidikan nasional,” tegas Ijeck saat berada di lokasi peninjauan.
Mantan Wakil Gubernur Sumut tersebut menekankan pentingnya menjaga seluruh sarana dan prasarana yang telah dibangun. Menurutnya, fasilitas modern yang memadai menjadi syarat mutlak dalam menciptakan ekosistem belajar yang layak bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Ia menilai Sekolah Rakyat bukan sekadar sarana belajar-mengajar biasa, melainkan instrumen jangka panjang pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan ekstrem di Indonesia.
“Program Sekolah Rakyat ini merupakan inisiatif prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk menyediakan pendidikan berkualitas bagi anak-anak yang membutuhkan. Mari kita dukung penuh secara bersama-sama,” ujarnya.
Sinergi daerah juga terlihat mantap. Wakil Bupati Serdang Bedagai, Adlin Tambunan, menyatakan kesiapan penuh jajaran Pemkab Sergai dalam menyokong operasional Sekolah Rakyat di wilayahnya. Adlin menegaskan bahwa pembenahan kualitas sumber daya manusia (SDM) harus berjalan seiring antara pusat dan daerah.
“Pendidikan adalah fondasi utama pembangunan SDM. Kami mendukung penuh dan berharap operasional Sekolah Rakyat berjalan optimal demi membuka akses pendidikan berkualitas yang lebih luas bagi anak-anak di Sergai,” ungkap Adlin.
Untuk diketahui, Sekolah Rakyat di Serdang Bedagai ini masuk dalam gelombang kedua pelaksanaan program nasional di Sumatera Utara. Resmi beroperasi sejak 31 Juli 2026, sekolah ini kini telah menampung sekitar 1.000 siswa dari keluarga prasejahtera yang siap meretas masa depan baru. (Mun)
-
RIAU12/09/2026 17:30 WIBPolisi Bongkar Pondok Kayu Diduga Markas Transaksi Sabu
-
JABODETABEK12/09/2026 13:30 WIBPemuda Semarang Ditangkap Usai Bawa Kabur Bocah SD
-
RIAU12/09/2026 16:30 WIBTempat Hiburan Malam Pekanbaru Dirazia Polisi
-
DUNIA12/09/2026 18:00 WIBPartai Republik Sendiri Syok! Janji Trump Bikin Bangkrut AS
-
EKBIS12/09/2026 20:00 WIBLuhut: 50 Juta Warga Miskin Masuk Data Bansos Digital
-
NUSANTARA12/09/2026 19:00 WIB193 Siswa Sakit, Ayam Bumbu Kuning MBG Toraja Positif Bakteri E. Coli
-
DUNIA12/09/2026 15:00 WIBIsrael Klaim Bom Terowongan Hizbullah
-
RAGAM12/09/2026 14:00 WIBMisteri 12 September 1984: Saat Darah Tumpah dan Tentara Berondong Massa di Tanjung Priok

















