NUSANTARA
Empat Orang Ditangkap di Pasuruan Saat Bagikan Serangan Fajar untuk Pilkada
AKTUALITAS.ID – Satuan Tugas (Satgas) Antimoney Politic Polres Pasuruan Kota, Jawa Timur, menangkap empat orang yang diduga terlibat dalam praktik politik uang untuk mendukung salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan pada Pilkada Serentak 2024. Penangkapan terjadi pada Selasa (26/11/2024) malam di Dusun Krandon Lor, Desa Rejoso Kidul, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.
Ketua Bawaslu Kabupaten Pasuruan, Arie Yoenianto, mengonfirmasi bahwa penangkapan dilakukan di rumah salah satu relawan berinisial HK sekitar pukul 19.00 WIB. “Mereka diamankan di sebuah rumah relawan, inisial HK, di Dusun Krandon Lor. Ada empat orang yang terlibat, kemudian dilimpahkan ke Bawaslu untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Arie pada Rabu (27/11/2024).
Saat penangkapan, Satgas Antimoney Politic menyita barang bukti berupa 290 amplop berisi uang Rp20 ribu per amplop. Uang tersebut diduga merupakan bagian dari total 1.647 amplop yang telah disiapkan untuk dibagikan sebagai bagian dari strategi politik uang. Sebelumnya, 1.358 amplop sudah dibagikan kepada warga, dan sisanya masih dalam penguasaan pelaku.
“Uang ini berasal dari tim di atas mereka sebanyak 1.647 amplop, dan yang sudah dibagikan mencapai 1.358 amplop. Jadi, yang kami amankan sebanyak 290 amplop masing-masing berisi Rp20 ribu,” ujar Arie.
Setelah penangkapan, kasus ini langsung dilimpahkan ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. “Kami yang tergabung di Sentra Gakkumdu akan melakukan klarifikasi terhadap empat orang ini. Apakah kasus ini akan berkembang ke tim di atasnya, tergantung hasil klarifikasi yang kami lakukan,” jelas Arie.
Kasus ini kini tengah dalam proses pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap pihak-pihak lain yang terlibat dalam praktik politik uang menjelang Pilkada Pasuruan 2024. (Damar Ramadhan)
-
NASIONAL31/07/2026 09:00 WIBEddy Soeparno Dorong Ketahanan Energi Nasional
-
NASIONAL31/07/2026 11:00 WIBKemenhan Bantah Isu Peserta Diklat Digaji Rp 10 Juta
-
POLITIK31/07/2026 06:00 WIBPengamat Minta Publik Tak Terlalu Reaktif Survei Dedi Salip Prabowo
-
JABODETABEK31/07/2026 05:30 WIBBMKG Prediksi Suhu Jakarta Tembus 34 Derajat
-
JABODETABEK31/07/2026 08:30 WIBPengendara Vario Tewas Usai Tabrakan Adu Banteng
-
DUNIA31/07/2026 09:30 WIBIHSG Dibuka Hijau Investor Mulai Borong
-
POLITIK31/07/2026 10:00 WIBPegiat Pemilu: DKPP Naik Kelas Demi Jaga Integritas Pemilu
-
DUNIA31/07/2026 12:00 WIBBahaya! Amunisi Andalan AS Terkuras di Tengah Perang Iran