EKBIS
IHSG Mendadak Lompat ke 6.526
AKTUALITAS.ID – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menyuguhkan drama pada awal perdagangan Rabu (16/9/2026). Sempat membuat investor menahan napas karena dibuka di zona merah, IHSG mendadak berbalik arah (rebound) dan melesat kencang.
Berdasarkan data RTI, IHSG awalnya dibuka melemah 0,11% ke posisi 6.453,91 pada pukul 09.00 WIB. Indeks bahkan sempat terseret hingga menyentuh level terendah di 6.445,24. Namun, kepanikan tersebut tidak berlangsung lama. Memasuki pukul 09.32 WIB, IHSG berbalik mengamuk, melompat 1,02% atau 65,66 poin hingga menembus level tertinggi 6.526,81.
Pembalikan arah yang drastis ini terjadi di tengah tekanan nilai tukar Rupiah yang terpantau melemah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS), yang berada di kisaran Rp 17.728. Total nilai transaksi harian tercatat mencapai Rp 1,1 triliun dengan volume perdagangan sebesar 2,4 miliar saham.
Lompatan tajam IHSG tidak lepas dari dorongan tenaga saham sektor energi yang meledak hingga 5,49%. Motor utamanya adalah saham raksasa batu bara PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Setelah sempat mengalami koreksi dalam pada hari-hari sebelumnya, saham BYAN pagi ini terbang 19,85% ke level Rp 12.225 per saham dan langsung menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA).
Di sisi lain, saham-saham perbankan jumbo juga perlahan merangkak naik meski dalam laju yang terbatas. Sektor barang baku turut menopang dengan kenaikan 1,12%, disusul sektor industri yang menguat 0,55%. Sementara itu, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) terpantau stagnan di harga Rp 208 per saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 61,4 miliar.
Meski pesta pora mendominasi sebagian besar sektor, awan merah masih menyelimuti beberapa indeks sektoral. Sektor properti menjadi pemberat utama IHSG pagi ini dengan anjlok 3,13%, diikuti oleh sektor infrastruktur yang susut 0,83%.
Hingga menjelang pertengahan sesi pertama, sebanyak 323 saham tercatat menguat dan menjadi tulang punggung penghijauan IHSG, berbanding terbalik dengan 171 saham yang masih tertahan di zona merah dan 200 saham lainnya diam tak bergerak. (Firman/Mun)
-
RIAU15/09/2026 15:30 WIBPolisi Bongkar 82 Kasus Narkoba
-
NASIONAL15/09/2026 16:00 WIBJurnalis Hilang, Pencarian Tembus Bengkulu
-
OASE16/09/2026 05:00 WIBTernyata Ini Alasan Alam Gaib Disembunyikan dari Manusia
-
RAGAM15/09/2026 23:00 WIBBNPB: 112 Daerah Rawan, 2.150 Desa Masuk Zona Bahaya
-
NUSANTARA15/09/2026 23:00 WIBKotim Perpanjang Darurat Karhutla hingga 30 September
-
RIAU16/09/2026 07:30 WIBPekanbaru Tersedak Asap PM2.5 143,4
-
NASIONAL15/09/2026 17:00 WIBSPBU Makassar Sempat Lumpuh? Begini Janji Manis Pertamina
-
NUSANTARA15/09/2026 20:00 WIBGunung Semeru Erupsi Beruntun Disertai Gemuruh Dahsyat