NUSANTARA
Kapolrestabes Medan Dalami Kasus Viral Pencuri Diperlakukan Istimewa
AKTUALITAS.ID – Kapolrestabes Medan Polrestabes Medan mendalami video viral yang memperlihatkan seorang terduga pencuri merokok santai di samping penyidik saat proses prarekonstruksi di Hotel Crystal, Kota Medan, Sumatera Utara.
Dalam rekaman yang beredar luas di media sosial, terduga pencurian berinisial RKT tampak berdiri di luar mobil polisi sambil merokok bersama penyidik. Video tersebut memicu sorotan publik karena dinilai menunjukkan dugaan perbedaan perlakuan terhadap tersangka lain berinisial PP.
PP diketahui merupakan pemilik toko ponsel yang menjadi korban dugaan pencurian oleh RKT dan rekannya, GD. Namun dalam kasus ini, PP justru ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penganiayaan terhadap RKT dan GD.
Keluarga PP dalam video tersebut memprotes perlakuan aparat. Mereka menyebut PP tetap berada di dalam mobil polisi dan tidak diizinkan turun, sementara RKT terlihat bebas bercengkerama dengan petugas.
Menanggapi polemik tersebut, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menyatakan akan mendalami kejadian itu dan menyerahkannya kepada Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Kalaupun ada hal-hal yang tidak sesuai tentu nanti saya sampaikan ke Propam untuk mendalaminya,” ujar Jean Calvijn di Mapolrestabes Medan, Kamis (12/2/2026).
Ia menjelaskan, prarekonstruksi yang direncanakan di Hotel Crystal belum terlaksana dan akan dijadwalkan ulang. Penjadwalan ulang akan mempertimbangkan kesiapan saksi, tersangka, serta aspek teknis pelaksanaan di lapangan.
Menurutnya, pembatalan prarekonstruksi dilakukan karena adanya sejumlah kegiatan lain yang membuat proses tersebut belum bisa dilaksanakan sesuai rencana.
“Nanti kami akan cari jadwal selanjutnya yang betul-betul sesuai waktunya, baik saksi maupun tersangka, sehingga kasus ini bisa terselesaikan dengan baik,” katanya.
Jean menambahkan, lokasi prarekonstruksi merupakan tempat kejadian perkara (TKP) dugaan penganiayaan oleh PP terhadap RKT. Ke depan, pihaknya juga mempertimbangkan kemungkinan menggunakan lokasi atau peran pengganti sesuai kebutuhan teknis penyidikan.
Kasus ini bermula dari dugaan pencurian di toko ponsel milik PP. Setelah mencari terduga pelaku, PP dan sejumlah rekannya menemukan RKT dan GD di sebuah hotel yang kemudian menjadi TKP dugaan penganiayaan.
Kini, penanganan perkara tersebut menjadi sorotan publik setelah video prarekonstruksi viral dan memunculkan dugaan perlakuan berbeda terhadap para pihak yang terlibat. (Irawan/Mun)
-
NASIONAL30/09/2026 06:00 WIBAgun Desak Ombudsman Tindak Lanjut Temuan Lapas Cibinong
-
NUSANTARA30/09/2026 07:30 WIBHIV/AIDS di Lebak Tembus 85 Orang
-
NUSANTARA30/09/2026 08:30 WIBKobaran Api Mengganas Dekati Pusat Latihan Gajah Way Kambas
-
OASE30/09/2026 05:00 WIBSurah Al-Jinn Bongkar Pengakuan Kaum Jin
-
NUSANTARA29/09/2026 23:00 WIBUSU Telusuri Dugaan Bullying Mahasiswi FIB yang Tewas
-
JABODETABEK30/09/2026 06:30 WIBPolda Metro Jaya Buka SIM Keliling di 5 Titik Strategis
-
JABODETABEK30/09/2026 05:30 WIBAkhir September, Jakarta Diprediksi Cerah Merata
-
NASIONAL30/09/2026 18:30 WIBRegistrasi Ulang Penerima Bansos Diperluas, Pemerintah Targetkan 48 Juta Keluarga

















