NUSANTARA
Air Bah Kepung Permukiman Warga Cianjur Saat Hujan Ekstrem
AKTUALITAS.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Cianjur pada Sabtu petang memicu banjir mendadak di Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah. Air bah meluap cepat hingga merendam puluhan rumah warga dengan ketinggian mencapai 60 sentimeter. Situasi mencekam membuat petugas gabungan bergerak cepat mengevakuasi perempuan dan anak-anak demi menghindari risiko yang lebih besar.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mencatat sedikitnya 30 rumah terdampak banjir dan 92 jiwa terkena imbas luapan air. Meski belum ada laporan korban jiwa maupun pengungsian massal, aparat gabungan tetap disiagakan penuh di lokasi.
Sekretaris BPBD Cianjur, Asep Sudrajat, mengatakan hujan dengan intensitas tinggi membuat saluran air di kawasan permukiman tidak mampu menampung debit air hingga akhirnya meluap ke rumah-rumah warga.
“Petugas masih melakukan pendataan. Data sementara sekitar 30 rumah terendam dan 92 jiwa terdampak,” ujar Asep.
Air disebut datang sangat cepat setelah hujan deras mengguyur sebagian besar wilayah Cianjur. Genangan langsung memasuki permukiman warga dan membuat aktivitas lumpuh seketika.
Tim gabungan dari TNI, Polri, Damkar Cianjur, PMI, hingga relawan diterjunkan untuk melakukan penanganan darurat. Fokus utama petugas yakni mengevakuasi kelompok rentan dan mempercepat surutnya genangan.
Petugas juga berjibaku membersihkan saluran air yang tersumbat sampah agar aliran kembali lancar. Sejumlah pompa air turut dikerahkan guna mempercepat penyedotan genangan.
“Petugas gabungan melakukan penanganan cepat terhadap sampah yang menutup saluran air agar air bah cepat surut dan tidak bertambah tinggi,” kata Asep.
BPBD memperkirakan air akan berangsur surut dalam waktu singkat apabila hujan tidak kembali turun dengan intensitas tinggi.
Wilayah Karangtengah diketahui menjadi salah satu kawasan rawan banjir ketika hujan deras mengguyur Cianjur. Buruknya drainase dan tumpukan sampah di aliran air disebut menjadi pemicu utama banjir berulang.
BPBD pun mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan serta rutin melakukan gotong royong membersihkan sungai dan saluran air.
“Kami minta masyarakat yang tinggal di bantaran sungai rutin membersihkan saluran air dari sampah guna mencegah banjir,” tegas Asep.
Pemerintah daerah kini terus memantau perkembangan cuaca dan menyiapkan langkah antisipasi jika curah hujan kembali meningkat dalam beberapa hari ke depan. (Irawan/Mun)
-
JABODETABEK23/05/2026 09:30 WIBIsu Pocong Jadi-jadian Gegerkan Tangerang
-
NASIONAL23/05/2026 09:00 WIBBGN: Formula Bayi Tak Masuk Skema MBG
-
PAPUA TENGAH23/05/2026 11:18 WIBPencari Kepiting di Mimika Hilang Diterkam Buaya, Tim SAR Sisir Sungai Ninapu
-
NUSANTARA23/05/2026 10:30 WIBTiga Wilayah Sumut Lumpuh Diterjang Banjir dan Longsor
-
EKBIS23/05/2026 10:00 WIBMenkeu Purbaya Sebut Saham Indonesia Lagi Diskon Besar
-
EKBIS23/05/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Hari Ini Turun Tajam
-
JABODETABEK23/05/2026 08:30 WIBBara Api Tak Kunjung Padam di Gudang Plastik Cengkareng
-
NASIONAL23/05/2026 13:00 WIBMenteri Pigai Tegaskan Pers Tak Boleh Melemah di Bawah Tekanan Negara