Connect with us

NUSANTARA

Sungai Meluap, Aceh Selatan Masih Dikepung Banjir

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Selatan sejak beberapa hari terakhir belum menunjukkan tanda-tanda surut. Bahkan, di sejumlah titik terdampak, ketinggian air masih mencapai 130 sentimeter, memaksa warga bertahan di tengah genangan dan sebagian lainnya mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Gampong Cot Bayu, Kecamatan Trumon Tengah, menjadi wilayah dengan kondisi terparah. Berdasarkan laporan sementara Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Aceh Selatan, genangan di badan jalan masih berada pada kisaran 70 hingga 130 sentimeter, sementara air yang masuk ke rumah warga mencapai 30 sampai 60 sentimeter.

Kepala Data, Informasi, dan Humas Posko Komando Kabupaten Aceh Selatan, Dicky Ichwan, mengatakan banjir juga masih merendam Gampong Lhok Raya, Kecamatan Trumon Tengah. Di kawasan tersebut, ketinggian air di badan jalan mencapai 20 hingga 65 sentimeter, sedangkan genangan di dalam rumah warga berkisar 15 sampai 70 sentimeter.

BACA JUGA  Hujan Deras Sejak Dini Hari, Ini Titik-titik Banjir di Jakarta Selatan dan Utara Pagi Ini

Tidak hanya itu, Gampong Padang Harapan di Kecamatan Trumon juga masih terendam banjir. Meski lebih rendah, genangan di badan jalan tercatat sekitar 15 sentimeter, sementara air yang masuk ke rumah warga mencapai 15 hingga 20 sentimeter.

Bencana ini bermula dari hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak akhir Oktober. Curah hujan yang tinggi memicu meluapnya Sungai Lae Soraya di Kota Subulussalam dan Krueng Trumon Raya, sehingga air meluber ke kawasan permukiman dan fasilitas warga.

Hingga saat ini, sedikitnya 756 jiwa terdampak banjir di tiga gampong. Dari jumlah tersebut, 161 jiwa dari 43 kepala keluarga terpaksa meninggalkan rumah mereka dan mengungsi demi keselamatan.

BACA JUGA  Bangkok Lumpuh! Banjir Besar Hantam 50 Distrik

Sebagian besar pengungsi berasal dari Gampong Lhok Raya, yakni 124 jiwa dari 37 kepala keluarga, yang saat ini menempati Kompi C Brimob. Sementara itu, 37 jiwa dari enam kepala keluarga asal Gampong Cot Bayu mengungsi ke tempat penampungan sementara dan rumah kerabat.

Data pengungsi menunjukkan kondisi yang memprihatinkan. Di lokasi pengungsian Gampong Lhok Raya terdapat empat bayi, 10 balita, 14 anak-anak, 17 remaja, 78 orang dewasa, dan lima lanjut usia. Sementara pengungsi dari Gampong Cot Bayu terdiri atas 11 anak-anak dan 26 orang dewasa.

Selain dua desa tersebut, banjir di Gampong Padang Harapan juga berdampak terhadap 21 kepala keluarga atau 82 jiwa.

BACA JUGA  Kerusakan Jembatan di Lebak Akibat Banjir Capai Rp56 M

Petugas BPBD Aceh Selatan bersama Tim Reaksi Cepat (TRC), personel damkar-PB, serta unsur Muspika setempat masih berada di lapangan untuk memantau perkembangan, melakukan asesmen, dan mendata kebutuhan warga terdampak.

Meski kondisi air di beberapa titik relatif stabil, ancaman belum sepenuhnya berakhir. Warga diminta tetap meningkatkan kewaspadaan karena banjir berpotensi kembali membesar apabila hujan turun di kawasan hulu sungai.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi resmi dan segera mengungsi apabila debit air kembali meningkat demi menghindari risiko korban jiwa. Untuk saat ini, Aceh Selatan masih berjibaku menghadapi banjir yang belum juga surut, sementara ratusan warga berharap cuaca segera membaik agar kehidupan dapat kembali normal. (Kusuma/Mun)

TRENDING